Terkait Penanganan Covid-19, DPRD Apresiasi Kerja Tenaga Medis


Ketua Tim Satgas Pengawasan Covid-19 DPRD Kabupaten Magelang saat berdialog dengan Plt Direktur RSUD Merah Putih. (Tri Budi Hartoyo)

MUNGKID, WAWASANCO-Jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) Merah Putih Kabupaten Magelang saat ini tercatat ada 23 orang. Angka itu sudah jauh berkurang dari sebelumnya sebanyak 57.

Hal itu mendapat apresiasi dari Tim Satgas Pengawasan Corona (Covid-19) DPRD Kabupaten Magelang. Ketua Tim, Grengseng Pamuji, mengatakan, penanganan pasien yang terkonfirmasi poditif covid-19 di rumah sakit itu cukup baik."Pelayanan pasien positif Corona di sini sudah baik. Tadi kami sempat berkomunikasi dengan salah satu pasien, ya saya rasa sudah baik," katanya, selaku Ketua Komisi II, di sela-sela meninjau RSUD Merah Putih, Jumat (5/6).

Para wakil rakyat pun menyambut terkait rencana manajemen yang akan membuka pelayanan umum dalam waktu dekat. Sekitar seminggu atau dua pekan ke depan."Saat ini baru persiapan, harapan kami memang ke depan tidak hanya menangani pasien Covid saja, namun juga bisa melayani pasien umum," tuturnya.

Untuk diketahui, RSUD Merah Putih ditunjuk oleh pemerintah khusus untuk menangani pasien Covid-19.  Wakil Ketua Tim Satgas Pengawasan Covid-19, Prihadi, ingin agar pelayanan bagi masyarakat umum bisa segera dibuka. Dia berharap RSUD Merah Putih bisa menjadi rumah sakitnya 'Wong' Kabupaten Magelang. 

Prihadi minta, setelah RSUD Merah Putih dibuka untuk umum, bisa memberikan pelayanan dengan baik. Termasuk bisa memberi keringanan biaya bagi masyarakat kurang mampu, baik menggunakan BPJS maupun Non BPJS.

Plt Direktur RSUD Merah Putih, Leli Puspitowati mengatakan, kini pihaknya masih fokus melayani pasien Covid-19. Tapi juga sedang mempersiapkan rumah sakit agar bisa melayani pasien umum. "Targetnya satu minggu ini kita sedang mempersiapkan tempat seperti poliklinik mulai pendaftaran sampai obat. Kalau nanti dirasa bisa running ya kita akan buka untuk rawat jalannya dulu," ujar Leli.

Penulis : tbh
Editor   : jks