Warga Sendang Dawung ikuti PKTD Bersihkan Saluran Air


KENDAL, WAWASANCO- Dalam rangka menjalankan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang bertujuan memberikan pekerjaan kepada warga desa yang terkena dampak pandemi covid-19, puluhan warga Desa Sendang Dawung, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, bersama-sama membersihkan saluran air jalan desa sepanjang kurang lebih 8 kilometer.

Kegiatan padat karya ini pun dipimpin langsung Kepala Desa Sendang Dawung, Sulastro dengan didampingi perangkat desa, perwakilan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, seta puluhan warga masyarakat desa setempat. 

"Ahamdulillah antusias warga sangat bagus. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan padat karya ini, yang melibatkan langsung masyarakat manfaatnya pun bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya, Rabu (24/6) pagi.

Menurut Sulastro, kegiatan yang sudah berlangsung selama 3 minggu tersebut, merupakan wujud kesadaran masyarakat Sendang Dawung akan kebersihan lingkungan, terutama saluran air dan saluran irigasi pertanian

"Saya salut akan kekompakan warga yang justru sangat bersemangat untuk membersihkan saluran air yang sudah banyak dipenuhi rumput dan tanaman yang menghambat aliran air," ujarnya.

Sulastro menambahkan, antusiasme puluhan warga juga terlihat, saat mereka datang sendiri lengkap dengan peralatan seperti cangkul, arit serta alat pemotong rumput yang dibawa. 

"Untuk lebih efisien dalam pelaksanaan, ratusan warga membagi dalam beberapa kelompok, yang mengerjakan sesuai radius, dalam satu saluran atau sungai yang dinormalisasi," terangnya.

Sementara itu salah satu warga, Suhardi (55) mengaku kegiatan ini inisiatif warga sendiri. Karena menurutnya, jika setiap warga merasa peduli terhadap saluran di desanya, pasti tidak ada selokan mampet dan tidak ada air yang tergenang di jalan.

"Kami semua tahu bahwa kemampuan pemerintah desa untuk menjaga saluran air atau selokan sangatlah terbatas, dan sudah seharusnya kita menjaga selokan yang ada di desa kita sendiri," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sendang Dawung, Budi Ristanto mengungkapkan, kegiatan PKTD bertujuan untuk mencegah banjir setiap musim penghujan tiba. Sehingga dilakukan pembersihan selokan atau saluran air.

"Pembersihan ini dilakukan dengan cara mengeluarkan lumpur dan sampah, kemudian memotong rumput di sekitar selokan. Program PKTD ini dilaksanakan oleh warga setempat yang dibiayai oleh anggaran Dana Desa sebesar 59 juta" ungkap Budi.

Penulis : Hanief
Editor   : jks