249 Desa di Demak Terima Bantuan Jogo Tonggo Kit


Anggota DPRD Jateng Dapil III didampingi Kepala Balkesmas Wilayah Pati Desie Frihandini Afief menyerahkan bantuan Jog Tonggo Kit kepada Bupati HM Natsir, untuk mendukung upaya penekanan penyebaran covid-19 di 249 desa/kelurahan di Kabupaten Demak.

DEMAK, WAWASANCO- Sebanyak 249 desa/kelurahan di Kabupaten Demak mendapatkan bantuan jogo tonggo kit dari Pemprov Jateng. Paket bantuan berisi 1.000 masker kain, alat sprai desinfektan, APD 10 set, thermogun, sepatu boot, sarung tangan, handsanitizer dan desinfektan itu diserahkan anggota DPRD Jateng dapil III (Demak, Kudus, Jepara) kepada Bupati HM Natsir, untuk dilanjutkan ke desa/kelurahan.

Bupati menyampaikan, kondisi riil penyebaran virus corona di Demak telah mengganggu kehidupan sosial dan ekonomi. Maka itu apresiasi adanya program jogo tonggo untuk cegah penyebarannya, di samping pemberian JPS serta jaring ekonomi.

Sejauh ini, lanjut bupati,  seluruh elemen masyarakat di Demak sudah dilibatkan dalam gerakan jogo tonggo. Tujuannya tentu agar bisa memantau penyebaran  covid-19. Pada saat sama telah pula dilakukan secara masif sosialisasi dan edukasi untuk mentaati protokol kesehatan termasuk terapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). 

"Kami juga terbitkan Perbup 45/2020 tentang pembatasan kegiatan masyarakat (PKM).  Selain melarang kegiatan yang undang kerumunan, juga membatasi jam operasional oasar trasidional dengan pengawasan satgas cukup ketat," kata bupati, Jumat (26/6). 

Di sisi lain, gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Demak juga melakukan tracking dengan rapid  test besar-besaran untuk  percepatan penanganan. Tentunya dengan harapan pandemi segera berakhir.

Hadir pada penyerahan bantuan Jogo Tonggo Kit dari Pemprov Jateng tersebut 14 camat berserta dua perwakilan kades/lurah. Juga Kepala Dinpermasdes P2KB Kabupaten Demak H Daryanto, dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Hj Nani Amrin.

Sementara mewakili Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Kepala Balkesmas Wilayah Pati Desie Frihandini Afief menjelaskan, pemprov sudah berupaya dalam penanggulangan covid-19 dari berbagai lini. Termasuk di dalamnya menyediakan tujuh   rumah sakit rujukan, di samping menerjunkan  relawan yang akan membantu dinkes kabupaten/kota dalam hal promkes dan survilance.

"Namun usaha kesehatan masyarakat tidak bisa selesai hanya di rumah sakit. Yang utama justru kepatuhan masyarakat pada penerapan standar protap pencegahan covid-19," ujarnya.

Pada saat sama, diyakini pula masyarakat yang ada di lini terdepan paham akan pentingnya melindungi tetangga. Maka itu program unggulan jojo tonggo dibuat, dengan empat satgas di dalamnya,  yakni kesehatan, ekonomi  kesenian, dan budaya.

"Paket bantuan jogo tonggo kit diberikan dalam rangka menekan angka penyebaran covid-19 dengan memberdayakan masyarakat," imbuhnya.

Terpisah, Anggota DPRD Jateng Dapil III Hj Ida Nur Saadah menambahkan, ketika kasus covid-19  semakin memprihatinkan, bersama para wakil rakyat di Dapil III  telah gotong-royong ambil bagian sehingga bisa bantu masyarakat. Antara lain memberi bantuan puskesmas dan rumah sakit di dapil III.

"Selanjutnya kami mendorong pemprov segera tangani wabah yang semakin menakutkan. Alhamdulillaah dari beberapa perubahan APBD Jateng telah disalurkan APD untuk puskesamas seJateng termasuk Demak," tutup politikus PKB itu. 

Penulis : ssj
Editor   : jks