2500 Karyawan PT KCUN Jalani Rapid Tes


Karyawan PT KCIUN saat mengkkuti test rapid massal, yang diselenggarakan bersamma Dinkes dan Kodim 0716/Demak.

DEMAK, WAWASANCO- Sebanyak 2.500 karyawan PT Karya Cipta Unggul Nusantara  (KCUN)  dirapid-test. Berkoordinasi Dinas Kesehatan serta Kodim 0716/Demak,  tes massal yang dimaksudkan melindungi karyawan dari paparan covid-19 itu dilaksanakan tiga hari pada 1-3 Juli. 

Dandim 0716/Demak Letkol Arh Muhammad Ufiz menjelaskan, rapid test massal berkerjasama perusahaan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen  Sub Gugus Tugas Percepatan Penanganan Civid-19 Kodim 0716/Demak dalam mendukung dan membantu pemda dalam percepatan penanganan covid 19. Gayung bersambut, Gugus Tugas Kabupaten  Demak tengah gencar mengadakan  tes massal dan massif di pasar-pasar tradisional, kantor dan tempat ibadah, juga  perusahaan swasta.

"Kabar baiknya PT KCUN bersedia memfasilitasi  tracing rapid test sehingga sangat membantu tugas gustus. Hasil tracing di PT KCUN ini nantinya menjadi data penting Gustus dalam menentukan upaya penanganan covid-19 di Kabupaten Demak," kata dandim, Kamis (2/7).

Harapannya, pabrik-pabrik lain dapat mengikuti langkah PT KCUN yang telah melakukan tracing rapid test  pada karyawan dan keluarganya. Dengan begitu dapat membantu Gustus  Kabupaten Demak dalam upaya menangani penyebaran covid-19  dengan baik. 

Di sisi lain, Subandi dari Seksi Survailan dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Demak menjelaskan, target pemeriksaan massal di PT KCUN adalah selama tiha hari tersebut sebanyak 2.500 orang. Terdiri dari karyawan, keluarga dan masyarakat sekitar pabrikan. 

"Karena keterbatasan tenaga analis dan medis, rapid test dilaksanakan tiga hari,  kurang lebih 700 orang setiap harinya. Hasilnya sudah ada, langsung kami sampaikan pada Kodim sebagai penyelenggara sekaligus bagian dari Gustus Kabupaten Demak," ujarnya.

Adanya tes massal tersebut, tentunya sangat membantu tugas Gustus Kabupaten Demak. Terlebih Gustus telah mentargetkan 10.000 rapid test atau 1% dari total jumlah penduduk, dan kini baru tercapai 7.000 pebih.

"Sebab semakin cepat diketahui jumlah massa uang terpapar, maka akan semaikin cepat pula tertangani," unkapnya.

Terpisah perwakilan perusahaan, Cindy Budiyanto menjelaskan, rapid test massal selain untuk melindungi karyawan dan keluarganya, juga sebagai jawaban atas rumor berkembang di masyarakat. Bahwa di KCUN menjadi tidak ada social distancing sehingga potensi sarang covid-19. 

"Apa pun hasilnya nanti kami serahkan pada Gustus Kabupaten Demak, dan perusahaan akan menindaklanjuti saran dari Gustus. Jika nantinya memang ada karyawan yang reaktif atau bahkan positif covid-19, standar penanganan sebagaimana arahan gustus akan diberlakukan," ujarnya.

Yang jelas, lanjut Cindy Budiyanto, tidak akan ada pemecatan karyawan. "Justru kami memberikan keamanan dan kenyamanan bagi karayawan sehingga selamat selama bekerja" imbunya.

Selama ini, PT KCUN disebutkan, telah menerapkan standar protap kesehatan di lerusahaan selama proses produksi berlangsung. Antara lain mengukur suhu tubuh karyawan saat datang, menyediakan hand sanitizer, mewajibkan pemakaian masker selama berada di lingkungn pabrik. Serta tentunya menjaga jarak atau tidak membolehkan adanya perkerumunan.

Penulis : ssj
Editor   : jks