Dinas Pasar Salatiga Ancam Berlakukan Sistem Ganjil Genap


Pedagang Pasar Pagi Salatiga saat tanggap darurat menerapkan phisical distansing antar pedagang. Foto : ist/Ernawaty Attachments area

SALATIGA, WAWASANCO- Dinas Pasar Kota Salatiga mengancam akan memberlakukan sistem ganjil genap kepada ratusan pedagang Pasar Pagi Salatiga yang segera dikembalikan ke lokasi semula, jika tidak taat aturan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pasar Salatiga Kusuma Aji kepada Wawasan Kamis (2/7).

Aji mengungkapkan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran kepada paguyupan pasar pagi Salatiga yang beranggotakan hingga lebih 800 pedagang.

"Surat edaran itu menyampaikan bahwa, sejalan telah berakhir tanggap darurat di Kota Salatiga per tanggal 30 Juni lalu pedagang yang semula ditempat di badan Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) Salatiga akan dikembalikan ke lokasi asal," kata Aji.

Secara terjadwal, ujarnya, para pedagang dipersilahkan menempati lokasi semula tanggal 4 Juli 2020 mendatang.

Namun pihaknya mengancam akan memberlakukan sistem ganjil genap jika para pedagang tidak taat protokol kesehatan Covid-19.

"Untuk mengetahui pedagang tetap taat atau tidak, kita akan uji cobakan selama seminggu. Seminggu ditemukan banyak yang melanggar akan kita berlaku sistem berjualan ganjil genap," tandasnya.

Aji menuturkan, ketika menempati lokasi semula para pedagang tetap mematuhi phisical distansing berjarak satu meteran.

Selain itu, semua perlengkapan APD yang telah diberikan Pemkot Salatiga seperti penutup muka, masker dan selalu cuci tangan wajib digunakan.

Ia menambahkan, bahwa pengembalian pedagang ke lokasi semua setelah hampir tiga bulan lamanya menempati badan Jalan Jensud lantaran banyak masyarakat Salatiga menanyakan juga ke kita kapan Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) Salatiga akan dibuka lagi.

Sebelumnya, penempatan pedagang Pasar Pagi Salatiga di Jalan utama Jenderal Sudirman (Jensud) Salatiga viral di media massa dan media sosial. Bahkan, mendapatkan apresiasi dari sejumlah pejabat tanah air.

Penulis : ern
Editor   : edt