Perusda Purbalingga Ventura Resmi Dibubarkan


Bupati Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) disaksikan Ketua DPRD HR Bambang Irawan menandatangani penetapan Raperda Pembubaran Perusda Purbalingga Ventura, dalam rapat paripurna DPRD, Selasa (7/7). (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA, WAWASANCO- DPRD Purbalingga menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pembubaran Perusda Purbalingga Ventura menjadi Perda.  Penetapan Raperda tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD, Selasa (7/7). Dengan ditetapkannya Raperda tersebut maka Perusda Purbalingga Ventura resmi dibubarkan.

Ketua DPRD HR Bambang Irawan mengatakan Dasar pengajuan Raperda tersebut adalah  ketentuan Pasal 124 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).  Dalam aturan tersebut disampaikan bahwa pembubaran BUMD ditetapkan melalui Perda.

Di awal pembentukannya Perusda Purbalingga Ventura menyediakan permodalan bagi masyarakat. Perusda itu dibentuk tahun 2004.  Perusda Purbalingga Ventura didirikan untuk membantu permodalan usaha rintisan dengan sistem bagi hasil. Dalam perjalanannya, PD Purbalingga Ventura justru tersandung kasus korupsi dan terus merugi. "PD Purbalingga Ventura tidak dapat mewujudkan tujuan yang diamanatkan. Dari hasil kajian akademis, Purbalingga Ventura sudah tidak layak beroperasi," tuturnya.

Penetapan Raperda tersebut dilakukan bersama dengan empat Raperda lainnya. Masing-masing Raperda Tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Kepada PT BPR Syariah Buana Mitra Perwira,  Raperda Tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Raperda Tentang Pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Purbalingga Nomor 08 Tahun 2010 Tentang Kependudukan, dan Raperda Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Purbalingga Nomor  4 Tahun  2018 Tentang Kedudukan Keuangan Kepal a Desa dan Perangkat Desa.

Bupati Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) yang hadir dalam rapat paripurna tersebut menyampaikan Raperda Pembubaran Perusda Purbalingga ventura yang ditetapkan menjadi Perda menjadi  kepastian hukum terkait status badan usaha milik daerah Purbalingga Ventura yang sudah tidak  beroperasi.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt