Pariwisata Kendal Terpukul Karena Pandemi Corona


KENDAL, WAWASANCO- Ketua  Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kendal, Cahyanto mengatakan, kondisi sektor pariwisata di Kabupaten Kendal termasuk yang terpukul paling parah dengan adanya pembatasan pergerakan warga di masa pandemi Covid-19.

Cahyanto menambahkan, sejumlah pelaku wisata seperti pramuwisata dan para pedagang di Kabupaten Kendal sudah mulai menyuarakan kegelisahan. Hal ini dikarenakan tidak ada kejelasan mengenai kapan resminya objek wisata dapat dibuka kembali.

”Selain para pelaku wisata, lanjutnya, yang meminta kepastian, para wisatawan pun sudah banyak yang berupaya untuk bisa mengunjungi beberapa obyek wisata di Kendal, meskipun mereka mengetahui belum ada keputusan resmi dari pemerintah,” terang Cahyanto yang juga sebagai Ketua PHRI Kendal, Sabtu (11/7).

Dirinya berharap, nantinya setelah resmi boleh buka, untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pengunjung di masa pandemi, pengelola wisata khususnya di wilayah kabupaten Kendal harus tetap menjalankan protokol kesehatan COVID-19. 

"Jalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah dengan ketat. Sediakan fasilitas cuci tangan, wajib menggunakan masker dan setiap pengunjung dilakukan pengecekan suhu tubuh dengan thermo gun, serta menjaga jarak," pungkasnya.

Sementara itu  pengelola  Resto dan Pemancingan Duren Jati, desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal, Bambang Sukendro mengatakan saat ini restonya bersiap untuk menyambut era normal baru dengan menyiapkan sejumlah protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Virus Corona. 

"Pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan, diantaranya wajib memakai masker, dan penerapan physical distancing. Selain itu dirinya juga sudah menyiapkan tempat cuci tangan untuk pengunjung," terangnya.

Bambang Sukendro mengaku, meski belum mengetahui kapan dimulainya penerapan new normal, namun usaha resto yang dikelolanya itu perlu dibuka, mengingat besarnya kerugian yang telah diterimanya selama pandemi.

Penulis : Hanief
Editor   : jks