Dua ASN Positif Corona, Kantor Pemkab Kendal Ditutup Tiga Hari


KENDAL, WAWASANCO-  Setelah 2 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Keuangan  Daerah  (Bakeuda) positif Covid-19, seluruh ASN di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kendal menjalani rapid tes dan swab massal, Kamis (06/08).  

Hal ini dilakukan, guna mengantisipsi penyebaran lebih banyak, setelah ditemukan klaster Pemkab Kendal seluruh ASN menjalani rapid tes dan swab.

Kegiatan rapid test tersebut juga dilakukan kepada Bupati Kendal Mirna Annisa, termasuk ajudan dan protokoler bupati diperiksa darah dan liurnya. Satu persatu ASN di lingkungan Setda Kendal diambil darahnya untuk diperiksa.

Ditegaskan oleh Mirna, dalam rangka mengantisipasi penyebaran, maka hari ini dilakukan rapid dan swab kepada seluruh ASN dilingkungan Setda Kendal. 

Terkait hal tersebut, Bupati juga akan menutup komplek kantor bupati dan Setda Kendal selama 3 hari untuk dilakukan sterilisasi. 

“Rencananya mulai besok hari Jumat (07/08/2020), seluruh ASN di lingkungan Setda Kendal diliburkan dan komplek Pemkab ditutup hingga hari senin,” jelas Mirna.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, dua orang yang positif Covid-19 tersebut saat ini menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing. 

Karena menurutnya, secara klinis kondisi pasien Covid-19 cukup baik, tidak ada penyakit penyerta (komorbid), sehingga penanganananya diberikan vitamin. 

"Diharapkan, imun mereka bertambah dan dapat segera pulih. Semua pasien tersebut, kata dia tidak ada keluhan penyakitnya sehingga termasuk pasien orang tanpa gejala," jelas Feri.

Menurutnya, mereka yang tertular virus Covid-19, tidak memiliki riwayat melakukan perjalanan keluar kota. Tapi pernah kontak dengan orang terdekat, yakni keluarganya yang lebih dulu terkena positif Covid-19.

"Satu pasien positif Covid-19, pernah kontak dengan adiknya yang terlebih dulu kena Covid-19. Lalu, satu orang lainnya, kontak dengan suaminya yang juga positif Covid-19," ungkapnya.

Dijelaskan, untuk langkah antisipasi penularan virus Corona tidak makin meluas, lanjut dia, pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan di semua ruangan kantor lingkup Pemkab. Kemudian, mereka yang telah menjalani tes swab diminta agar segera mengkarantina mandiri.

“Hasil tes swab nanti sore keluar, kalau ada yang positif langsung diisolasi. Tapi kalau hasilnya tes swab  negatif tetap bisa beraktivitas seperti biasanya,” pungkas Ferinando.

Penulis : Hanief
Editor   : edt