SRAGEN – Misteri hilangnya Istifatun Kasanah (22), warga Dukuh Nambangan, Desa Srawung, Kecamatan Gesi, Sragen, yang dikabarkan menghilang sejak Sabtu (28/10) lalu, akhirnya terkuak.
Korban ditemukan oleh pencari ikan di Sungai Bengawan Solo, dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan oleh warga yang sedang mencari ikan di Sungai Bengawan Solo,” kata Kasubag Humas Polres Sragen AKP Saptiwi, Rabu (1/11).
Korban pergi meninggalkan rumah tanpa pamit, Sabtu (28/10), sekitar pukul 14.00 WIB. Tapi hingga sore hari, korban tidak pulang ke rumah, sehingga membuat Suyatmin (47), orangtuanya, resah.
Setelah berusaha mencari di sekitar rumah, Suyatmin tidak menemukan korban. Suyatmin kemudian bertanya ke rumah saudaranya yang lain di Kecamatan Sukodono, Sragen, juga tak mengetahui keberadaannya.
Hingga sampai Selasa (31/10), akhirnya Suyatmin mendapat kabar. Tukiman, warga setempat yang juga seorang pencari ikan menemukan sosok mayat di Sungai Bengawan Solo. Suyatmin pun langsung menuju lokasi penemuan mayat, untuk melihat mayat yang dimaksud.
Alangkah terkejutnya Suyatmin, ketika tahu kalau mayat yang ditemukan tersebut adalah Istifatun, anak perempuannya yang selama hampir tiga hari tidak pulang. Jenazah Istifatun Kasanah, kemudian dibawa Suyatmin pulang dengan menggunakan ambulance Puskesmas Gesi, yang datang bersama tim evakuasi Polsek Gesi dan Inafis Polres Sragen.
Dari hasil visum yang dilakukan, tak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan tanda-tanda yang terdapat pada tubuh korban, dia meninggal karena tenggelam di Sungai Bengawan Solo.
Penulis : sw
Editor :