Masyarakat Garda Terdepan Pengelolaan Sampah


KUDUS, WAWASANCO – Tingginya timbunan sampah di Kabupaten Kudus tak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah. Butuh sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat dalam pembangunan ekologi pengelolaan sampah, terutama pengurangan sampah dari sumbernya.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo pada webinar yang membahas mengenai permasalahan sampah di Kabupaten Kudus, di ruang kerja Wakil Bupati Kudus. Menurutnya, permasalahan sampah perlu mendapatkan perhatian serius dari seluruh lapisan masyarakat, karena tidak semua sampah bisa dikelola kembali.

“Jumlah timbulan sampah pada tahun 2019 sebesar 159.083 ton per tahun. Dari jumlah timbulan sampah tersebut, hanya 60,54 persen yang dapat dikelola, sehingga masih ada 39,46 persen sampah yang belum dikelola,” terangnya.

Karenanya, Hartopo mengapresiasi program pengelolaan sampah menjadi emas (Sadimas), yakni sebuah program yang mengajak semua penghasil sampah untuk mengelola sampahnya dan menginvestasikan hasilnya, menjadi emas melalui tabungan emas.

“Saya minta agar bapak dan ibu (peserta webinar) menjadi garda terdepan dalam pengelolaan sampah untuk mewujudkan Kudus bebas sampah 2025,” harapnya.

Ditambahkan, saat ini sudah ada Peraturan Bupati Kudus Nomor 27 Tahun 2018, tentang kebijakan dan strategi daerah (Jakstrada) dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga di Kabupaten Kudus.

Kasubdit Sampah Spesifik dan Daur Ulang dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Ari Sugasri mengatakan, dalam peraturan Daerah telah disebutkan mengenai kebijakan dan strategi daerah (Jakstrada) dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga di Kabupaten Kudus. Karenanya, masyarakat harus semaksimal mungkin memanfaatkan bank sampah sebagai sarana daur ulang sampah yang ada di Indonesia, mengingat potensi daur ulang sampah dapat dijadikan sebagai mata pencaharian lain untuk masyarakat.

“Seperti arahan bupati tadi, maksimalkan bank sampah, agar dapat mengurangi limbah sampah, serta dapat bermanfaat bagi kelestarian lingkungan hidup,” jelasnya.

Penulis : rls
Editor   : edt