Tantangan Duta GenRe di Tengah Pandemi Covid-19


MENYERAHKAN : Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Martin Suanta, menyerahkan hadiah kepada pemenang dalam pemilihan Duta GenRe tingkat Jateng di MG Setos Semarang, Kamis (13/8/2020).

SEMARANG, WAWASANCO - Pandemi covid-19, menjadi tantangan bagi duta  Generasi Berecana (GenRe), dalam meningkatkan kualitas pemberian akses informasi, pendidikan, konseling, sikap dan perilaku yang positif dalam pengembangan diri secara mental, fisik, intelektual, spiritual dan sosial bagi remaja.

Meski demikian, melalui beragam inovasi dan sarana, termasuk media sosial hingga youtube, upaya tersebut diharapkan mampu mencapai sasaran.

"Duta Genre harus menjadi role model dan mampu menjadi panutan bagi remaja sebayanya dalam merencanakan masa depan dan mengisi masa muda mereka, dengan hal-hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat," papar Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah Martin Suanta, disela pemilihan Duta GenRe tingkat Jateng di MG Setos Semarang, Kamis (13/8/2020).

Dipaparkan, program GenRe dapat diimplementasikan melalui pemberdayaan teman sebaya (peer group) dan penguatan pengasuhan (parenting) keluarga, agar remaja mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana, dan menikah dengan penuh perencanaan sesuai fase reproduksi sehat.

Terlebih, saat ini angka pernikahan dini di Jateng, masih relatif tinggi. Hal tersebut menjadi salah satu sasaran dari Duta GenRe, dalam menurunkan angka pernikahan dini tersebut, dengan memberikan  pemahaman yang baik terhadap substansi Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). 

"Terus terang, angka pernikahan dini di Jateng masih tinggi, angka tinggi itu juga karena undang-undang. Ke depan dengan terpilihnya Duta Genre, diharapkan mereka mampu menyampaikan ke remaja sebayanya, agar tidak menikah pada usia dini. Hal ini bisa lewat media sosial karena di tengah covid-19," lanjutnya.

Program GenRe juga disosialisasikan melalui berbagai media dan kegiatan. Fokus kegiatannya, dititikberatkan pada promosi pendewasaan usia perkawinan (PUP), penyediaan informasi kesehatan reproduksi seluas-luasnya melalui PIK Remaja. 

Selain itu juga melalui promosi perencanaan kehidupan berkeluarga, yang dikemas dalam bentuk sosialisasi program yang ramah remaja, dari, oleh dan untuk remaja melalui kegiatan Penyiapan Perencanaan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR).

"Setelah diadakannya pemilihan ini, kita harapkan terbangun inovasi dan kreativitas-kreativitas Pendidik Sebaya dan Konselor Sebaya, dalam pemberian akses informasi,pendidikan dan konseling di PIK Remaja. Termasuk serta terlaksananya aksi nyata dalam pemberdayaan masyarakat melalui keterampilan di wilayah PIK Remaja," tandas Martin. 

Duta GenRe juga diminta memahami rebranding yang dilakukan oleh BKKBN. Tak hanya logo dan tagline, sejumlah aspek juga tengah diperbaharui dalam rangka memberikan pelayanan prima pada masyarakat. 

"Gaya komunikasi BKKBN kini telah disesuaikan dengan kaum milenial, yang sebentar lagi menjadi orang tua. Apabila program Bangga Kencana dapat diterima dengan baik di masyarakat, diharapkan dapat terjadi internalisasi dalam keluarga-keluarga di Indonesia yang nantinya mampu mewujudkan keluarga yang sehat, bahagia dan sejahtera," pungkasnya.

Juara GenRe

Sementara, dalam pemilihan Duta GenRe tersebut, juara pertama diraih oleh Vandika Febrian Maulana dari Kota Semarang, untuk kategori putera. Sedangkan juara kedua dan ketiga, diraih oleh Satrio Wahyu  Priambodo (Kota Surakarta) dan Dinar Rizky Nur Alam (Kabupaten Pati). Sementara, untuk Harapan I diraih oleh Daffa Panji Perdana (Kabupaten Kebumen) serta Harapan II oleh Burhanudin (Kabupaten Pemalang).

Untuk kategori puteri, juara pertama diraih oleh Bella Yusvika Diana M dari Kabupaten Jepara, sementara Anggita Rahmawati (Kabupaten Sragen) berada diposisi juara kedua. Sementar, untuk juara ketiga diraih oleh Atana Binta Sabrina (Kota Semarang). Untuk posisi juara Harapan I disabet oleh Adinda Raissa (Temanggung), serta Jihan Ashilla dari Kota Surakarta untuk Harapan II. 

Selain itu, juga ada juara Duta Influencer yang diraih oleh Achmad Yani (Kota Pekalongan) dan Satriyani Dewi (Kabupaten Pati). Sedangkan untuk juara Duta Berbakat, diraih oleh Ananda Fitra Aditya (Kabupaten Kendal) dan Amelia Rahma Pertiwi (Kota Pekalongan). 

Perwakilan BKKBN Jawa Tengah menghadirkan tim juri yang sudah berpengalaman untuk menemukan potensi dari para Duta Genre yakni dari Koalisi Kependudukan Indonesia, Psikolog, Praktisi mode serta Alumni Duta GenRe Nasional.

Sedangkan, kriteria dalam pemilihan pemenang meliputi kemampuan dalam pemahaman terhadap substansi Program Bangga Kencana dan substansi GenRe, memiliki kreativitas yang bisa dibuktikan dengan karya nyata berupa inovasi kegiatan yang telah dilakukan di PIK Remaja setempat.

Selain itu, memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik (public speaking) dan berkepribadian baik, memiliki jiwa kepemimpinan (leadership) dan menjalin kemitraan, serta mempunyai kemampuan dalam mengembangkan dan menjalankan program kerja. 

Mereka yang terpilih menjadi juara pertama, akan mewakili Jateng, dalam pemilihan Duta GenRe tingkat nasional. Selain itu, dalam proses pemilihan tersebut, pihak panitia juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19.

 

Penulis : arr
Editor   : edt