Bea Cukai Surakarta Sita 626 Botol Miras Impor Ilegal


Miras Illegal (Dok/ Bagus Adji W)

SOLO, WAWASANCO- Bea Cukai Surakarta berhasil mengungkap  penimbunan dan peredaran minuman keras (Miras) Impor illegal di wilayah hokum setempat. Menyusul diamankannya dua pemilik miras illegal yakni HB asal Boyolali dan TC warga Surakarta . Selain kedua tersangka, pihak berwenang juga menyita 626 botol berisi miras impor berbagai merek yang dikemas dalam 52 karton.

 

“HB dan TC telah melanggar pasal 54 jo 56 UU Cukai. Perbuatan kedua tersangka berpotensi merugikan negara Rp. 470.000.000-“, kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B ((KPPBC TMP B) Surakarta, Budi Santoso, dalam keterangan pers Jumat (14/8).

 

Pengungkapan peredaran Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) illegal, lanjut  Budi Santoso berawal dengan kecurigaan adanya penawaran penjualan miras impor melalui online. Selain itu  pihak penjual juga menyembunyikan jatidirinya. Setelah melakukan penyelidikan cukup lama akhirnya dapat diketahui jatidiri penjual miras illegal dan dilakukan penangkapan terhadap HB warga Nogosari Kab. Boyolali pada 12 Agustus 2020. Dari kediaman tersangka berhasil disita 562 botol berisi miras  dengan merk Black Labels, Jack Daniels, Jose Cuervo Especial, Red Label, dan Bacardi Carta Blanca. Miras yang ditemukan tersebut keseluruhannya diduga dilekati pita cukai palsu.

 

 

Pengembangan kasus terus dilakukan Bea Cukai . Pihak berwenang mencurigai adanya penjualan miras illegal di kediaman TC di Laweyan Surakarta. Saat dilakukan penggeledahan,  petugas menemukan  64 botol berisi miras berbagai merk diantaranya Bacardi Carta Blanca dan Absolute Vodka “ Barang hasil penindakan beserta tersangka telah dibawa ke KPPBC TMP B Surakarta guna pengamanan dan pemeriksaan lebih lanjut. Diharapkan dari hasil pemeriksaan mendalam, jaringan peredaran serta jalur distribusi miras ilegal ini dapat terungkap “, tandas Kepala Kantor KPPBC TMP B Surakarta, Budi Santoso sembari berharap  kegiatan yang dilakukan bisa menekan peredaran miras ilegal yang merugikan keuangan negara, kesehatan, dan ketertiban masyarakat. 

Penulis : baaw
Editor   : edt