Pendidikan Dasar Taruna Akpol dan TNI Harus Jalin Kesetiakawanan


Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyematkan pangkat kepada perwakilan taruna dari Akademi Kepolisian dalam upacara Wisuda Prajurit Bhayangkara Taruna Akademi TNI dan  Akademi Kepolisian di  Stadion Sapta Marga , Kompleks Akademi Militer  Magelang. F

MAGELANG-  Sebanyak 761 prajurit bhayangkara taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian yang telah menjalani masa pendidikan dasar keprajuritan selama tiga bulan di Resimen Chandradimuka Akademi TNI  resmi menyandang predikat prajurit taruna, setelah dilantik oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam satu upacara Wisuda Prajurit di Stadion Sapta Marga Kompleks Akademi Militer Magelang, Kamis ( 2/11).

Ke-761 taruna Akademi TNI  yang  terdiri atas 230 taruna  Angkatan Darat , 105 taruna Angkatan Laut, 100 taruna Angkatan Udara dan 281 taruna Akademi Kepolisian.  Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam  amanatnya mengatakan, pendidikan dasar  integrasi kemitraan Akademi TNI dan Akademi Kepolisian  yang dilaksanakan selama tiga bulan  di Kawah Chandradimuka, Lembah Tidar Akademi Militer Magelang, merupakan pendidikan dasar bagi para taruna dan taruni  baik  dari Akademi TNI dan Akadem Kepolisian untuk menempuh jenjang pendidikan selanjutnya.

“Pendidikan dasar integrasi kemitraan Akademi TNI dan Akademi Kepolisian  di Kawah Candradimuka ini  untuk mengubah sikap hidup para pemuda  dari sipil menjadi sosok TNI dan Polri,”kata  Gatot Nurmantyo. Gatot Nurmantyo mengatakan,  pendidikan dasar keprajuritan tersebut memang berat dan sulit. Tetapi bila dijalani secara disiplin, ikhlas,  dan tekun akan  dapat dilalui mereka secara mudah. Untuk itu, para prajurit taruna dituntut disiplin pribadi yang tinggi, semangat dan sikap tanggung jawab yang kuat untuk meraih cita-cita sebagai perwira TNI.

Menurutnya, meskipun harus dijalani  dengan penuh tantangan,  namun ia berharap pendidikan dasar tersebut bisa menjadikan kebersamaan dan kesetiakawanan antara  prajurit TNI dan Polri.

Ia menambahkan, para  taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian yang telah menjalani pendidikan dasar keprajuritan TNI tersbeut  merupakan pemuda dan pemudi pilihan yang disiapkan menjadi calon  pimpinan TNI dan Kepolisian Indonesia pada masa depan.

 "Agar mampu mengemban tugas negara, taruna harus ditempa dalam berbagai tahapan, ditempa lalu pematangan kepemimpinan secara bertahap dan berkelanjutan. Untuk mencapai cita-cita tersebut, para prajurit taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian dituntut dapat mewujudkan semangat kebersamaan dan membangun soliditas antara TNI dan Polri " tandasnya.

Setelah mengikuti pendidikan dasar selama tiga bulan tersebut ke-716 prajurit  taruna  yang terdiri atas 230 prajurit taruna matra darat (212 taruna dan 18 taruni), 105 matra laut ( 94 taruna dan 11 taruni) dan 100 taruna ( 90 taruna dan 10 taruni) dari matra udara kembali menjalani pendidikan lanjutan di Akademi TNI yang ada di Akademi Militer Magelang.

Sedangkan, 281 prajurit taruna Akademi Kepolisian yang terdiri  247 taruna dan 35 taruni, menjalani pendidikan lanjutan di Akademi Kepolisian di Semarang
Dari 271 taruna dari ketiga angkatan dan Kepolisian tersebut, empat orang di antaranya berpredikat terbaik.Dia  dari Akademi TNI Aji Luqman Widodo Darat dan  Grace Ersi( keduanya berasal dari Matra Darat. Sedangkan terbaik taruna Akademi Kepolisian Putra atas nama Hegar Gagah Anantaka dan  Verren Vinayaka Deva .



Penulis : widias
Editor   :