Petungkriyono Trail Run 2017 Meriah Diikuti 375 Pelari


Bupati Pekalongan Asip Kholbihi melepas peserta Petungkriyono Trail Run 2017, kemarin pagi. Foto: Hadi Waluyo.

KAJEN - Kegiatan Petungkriyono Trail Run yang baru kali pertama diselenggarakan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan berlangsung meriah, Minggu (5/11). Sebanyak 375 pelari antusias berpartisipasi mengikuti lomba lari berskala nasional yang mengeksplor hutan alam Petungkriyono ini. Mereka tergabung pada tiga kategori, yaitu kategori perlombaan trail 27 Km, trail 12 Km, dan trail 5 Km.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi usai pelepasan lomba lari ini kemarin pagi menyampaikan terima kasih kepada panitia dan peserta, serta semua pihak hingga kegiatan Petungkriyono Trail Run 2017 berjalan dengan sukses. Kegiatan itu, lanjut bupati, mampu mempererat rasa persatuan dan kesatuan bangsa, karena pesertanya berasal dari beberapa wilayah di Nusantara seperti Sumatra, Jabar, Jatim, Jateng, Yogyakarta,, Bali, Sulawesi dan lainnya.

Dikatakan, kegiatan tersebut di samping bertujuan untuk mengenalkan potensi wisata Petungkriyono di tingkat nasional, juga dalam rangka mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat Indonesia. Disampaikan, Petungkriyono dikenal dengan National Heritage Park yang merupakan hutan alam purba yang tersisa di Pulau Jawa. Dengan potensi memiliki tujuh puncak gunung, hewan langka seperti owa jawa, macan jawa, elang, potensi kopi organik hutan Petungkrioyo, serta flora langka lainnya. 

Menurutnya, dengan kegiatan ini akan mewujudkan dan meneguhkan semua pihak untuk menjaga kelestarian alam Petungkriyono ini agar abadi, sebab kelestarian alam bermanfaat dalam kehidupan baik jasmani dan rohani. "Dengan potensi ini tahun depan Insya Allah kita akan konsen untuk menaikkan grade trail run ini pada level internasional. Dengan wilayah hutan yang kita miliki, kriteria trail run harus 42 km kita memilikinya dan optimis trail run tingkat international dapat terselenggara di Petungkriyono ini," ujar Asip.

Sementara itu salah satu peserta lari, Hermanto (40), asal Medan, menyampaikan kegemberiaannya karena dapat ikut andil menjadi peserta Petungkriyono Trail Run ini, karena lebih mengenal kearifan lokal yang ada di Kabupaten Pekalongan. Senada dengan Ayu ( 25), asal Jogjakarta. Dirinya menyatakan medan lari di kawasan hutan Petungkriyono cocok untuk trail run dan pemandangan alamnya mengagumkan. Ia berharap, tahun mendatang dapat ditingkatkan, sehingga lebih banyak peserta yang mengikutinya.

 

 

 

Penulis :
Editor   :