205 Dioperasi Katarak, 20 Hernia, 4 Bibir Sumbing


Peduli Kesehatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Hari Jadi ke-183 Kabupaten Temanggung. Foto: Widiyas Cahyono

 TEMANGGUNG- Pemerintah Kabupaten Temanggung bekerja sama dengan Direktorat Badan Peradilan Umum ( Badilum) Mahkamah Agung RI menggelar baksi sosial pengobatan gratis bagi masyarakat Temanggung dan sekitarnya.

“Bakti sosial  peduli kesehatan  yang dilaksanakan Pemkab Temanggung dalam rangkaian Hari Jadi ke-183 Temanggung ini berupa  operasi katarak, operasi bibir sumbing dan operasi hernia,”kata Bupati Temanggung Bambang Sukarno di sela-sela pelaksanaan bakti sosial peduli kesehatan di RSUD Djojonegoro Temanggung, Sabtu ( 4/10).

Bambang Sukarno  mengatakan, masyarakat Temanggung yang mengikuti kegiatan peduli kesehatan sangat banyak, yakni  205 orang mengikuti operasi mata katarak, 20 orang  operasi hernia dan empat orang yang
mengikuti operasi bibir sumbing.

Menurutnya, tidak hanya warga Temanggung saja yang memanfaatkan
kesempatan tersebut untuk dapat mengikuti operasi mata katarak melainkan juga warga dari wilayah kabupaten lainnya, yakni dari Wonosobo dan Kudus. “ Warga dari Kabupaten Kudus yang mengikuti operasi mata katarak di RSUD Temanggung ini sebanyak 17 orang,” katanya.

Bambang Sukarno menambahkan, selain  operasi bedah minor tersebut,Pemkab Temanggung juga menggelar bakti sosial  berupa pemeriksaan kanker serviks, kanker payudara dan pemeriksaan Keluarga Berencana.
Untuk kegiatan tiga pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan di Puskesmas Kecamatan Selompampang.

Sementara itu, Dirjen Badilum Mahkamah Agung RI, Herri Swantoro mengatakan, bakti sosial tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Mahkamah Agung  bekerja sama dengan Pemkab Temanggung dan
Persatuan Dokter Mata Seluruh Indonesia (Perdami) terhadap para  penderita mata katarak.

“Biasanya penyakit katarak diderita oleh masyarakat yang kondisi ekonominya berada di bawah rata-rata. Selain itu, penderitanya juga disebabkan karena faktor usia, lingkungan yang kurang mendukung serta
polusi,”katanya.

Ia menambahkan, dalam kegiatan tersebut pihaknya didukung oleh sebanyak 12 orang dokter bedah dan 13 orang dokter ahli mata. Sedangkan , operasi hernia  telah dilaksanakan pada Jumat (3/11) malam.

Seorang tenaga medik RSUD Djojonegoro Temanggung sedang meneteskan obat tetes mata bagi para peserta operasi mata katarak.

 

Penulis : widias
Editor   :