Ali Makhsun Gantikan Joko Sutanto


 TAARUF : Ta'aruf politik antara dr Hj Eisti'anah dan H Ali Makhsun, pasca putusan KPU kabupaten Demak terkait hasil pemeriksaan kesehatan H Joko Sutanto yang TMS

DEMAK, WAWASANCO - Koalisi partai politik (parpol) pengusung bakal pasangan calon (bapaslon) dr Hj Eisti'anah dan H Joko Sutanto sepakat menunjuk H Ali Makhsun sebagai pengganti Joko Sutanto, yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) pada pemeriksaan kesehatan.

Masing-masing  parpol pengusung pun menindaklanjutinya dengan mencabut berkas B1 KWK yang semula atas nama Eisti'anah - Joko Sutanto dan menggantinkannya dengan berkas baru B1 KWK atas nama Eisti'anah - Ali Makhsun.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Demak H Fahrudin BS menyampaikan, sesuai peraturan perundangan ketika personel Bapaslon dinyatakan TMS maka harus diganti. "Sehubungan Pak Joko Sutanto yang dinyatakan TMS pemeriksaan kesehatannya,sudah disiapkan pengganti yakni H Ali Makhsun," ujarnya, Senin (14/9).

Alasan pemilihan tokoh ulama asli Mranggen tersebut, karena Ali Makhsun adalah pengurus PCNU Kabupaten Demak. Sudah menjadi pengetahuan umum, Demak tidak bisa lepas dari 'opo dhawuh' para kiai. Sehingga kolaborasi nasional religius pun daoat dibangun di Kabupaten Demak. 

Mengenai pengalaman birokrasi yang terbilang minim, baik Eisti'anah maupun Ali Makhsun, Ketua DPRD Demak itu yakin secara bertahap dan cepat keduanya dapat segera menguasai. Terlebih dengan adanya dukungan enam parpol pengusung yakni PDIP, PKB, Partai Golkar, PPP, Partai Demokrat dan PAN, diyakini persoalan birokrasi bukan masalah besar. 

"Yang jelas, kami pastikan tidak ada bumbung kosong pada Pilkada Demak 2020," tegas Fahrudin.

Senada disampaikan Sekjen DPC PKB Kabupaten Demak H Zayinul Fata dan Sekjen DPC PPP Kabupaten Demak H Nurul Furqon. Disampaikan, yang dibutuhkan sebagai sosok pemimpin adalah leadership, ulama, kehadiran setiap saat untuk rakyat serta komunikasi yang mudah. Sosok tersebut dikatakan  ada pada diri H Ali Makhsun.

"Selain itu kami melihat ada chemistry antara Mbak Eisti dan Kiai Ali. Baik dilihat dari visi maupun program. Sebab Demak butuh pemimpin yang mampu menjawab krisis kepala daerah yang tidak peka pada masyarakat. Yang jelas H Ali Makhsun telah mendapat restu para kiai," ujarnya. 

Hal sama disampaikan pimpinan Partai Demokrat dan PAN. "Intinya kami bisa menerima hasil pemeriksaan kesehatan Pak Joko Sutanto yang TMS, karena merupakan hasil keputusan para ahli di bidangnya.

Untuk selanjutnya, sosok pengganti bacabup, kami serahkan pada  Mbak Eisti sebagai bacabup dan keputusan bersama partai koalisi," tandas  Ketua DPD PAN Kahupaten Demak  H Farodhi. 

 

Penulis : ssj
Editor   : edt