44 Pejabat Eselon III dan IV Pemkot Salatiga Terlantik Harus Bisa Beri Pelayanan Cepat


Wali Kota Salatiga Yuliyanto saat melantik 44 Pejabat Eselon III dan IV di Aula Kaloka BKDiklatda, belum lama ini. Foto : Ernawaty

SALATIGA WAWASANCO- Pejabat terlantik mampu menyelenggarakan clean government dan good governance.

Hal ini disampaikan Wali Kota Salatiga Yuliyanto melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Salatiga, Rahadi Widya Prasetya seusai pelantikan Selasa (15/9).

Sebelumnya, ada 44 orang Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga diambil sumpah dan jabatannya, di Aula Kaloka BKDiklatda dan dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga beserta Asisten Sekda dan Staf Ahli Wali Kota.

Ke-44 pejabat itu dengan rincian mutasi administrator 5 orang, mutasi pengawas 16 orang, dan promosi pengawas 23 orang.

Yang tidak kalah penting, ungkap dia, pejabat baru dilantik untuk melaksanakan segala sesuatunya dengan penuh amanah.

'Hal ini terkait erat dengan terselenggaranya clean government dan good governance. Jangan sekali-kali melaksanakan pekerjaan tanpa memperhatikan regulasi yang berlaku, sebab jabatan yang sudah diberikan bukanlah jabatan yang bisa disalahgunakan, melainkan jabatan yang kelak harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa," tegasnya.

Pejabat terlantik harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, efisien, dan akurat, namun fleksibel serta memberikan dampak sosial.

Terlebih di tengah pandemi COVID-19 yang berdampak signifikan terhadap jalannya pemerintahan.

Wali Kota melalui Rahardi berharap kepada seluruh pejabat terlantik agar dapat mengemban amanah, tugas dan tanggung jawab yang baru dengan sebaik-baiknya.

Di tengah berbagai keterbatasan, seperti pemberlakuan physical distancing dan berbagai protokol kesehatan lainnya, telah menuntut seluruh unsur di pemerintahan untuk mampu menyelenggarakan digitalisasi sistem pemerintahan yang terintegrasi, dan diimbangi dengan cyber security yang mumpuni.

Terlantik berada dalam satu tim besar yang bernama Pemerintah Kota Salatiga, dalam konteks hubungan kerja, baik antara pimpinan, bawahan, maupun rekan sekerja, harus meninggalkan ego sektoral.

"Dengan terciptanya solidaritas dan soliditas yang kuat, maka tujuan Pemerintah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kota Salatiga Tahun 2017-2022, akan terwujud secara optimal," imbuhnya.

Penulis : ern
Editor   : edt