Mobile Edabu, Permudah Badan Usaha Kelola Data JKN-KIS Pekerja


MENUNJUKKAN : Kepala Bidang Perluasan Pengawasan dan Pemeriksaan Peserta, BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Nur Wulan Uswatun Khasanah menunjukkan aplikasi layanan Mobile Edabu, saat ditemui di Semarang, Selasa (15/9).

SEMARANG, WAWASANCO - Sejak tahun 2015, BPJS Kesehatan sudah memperkenalkan aplikasi Elektronik Data Badan Usaha (Edabu). Tujuannya, untuk memudahkan badan usaha, dalam mengurus kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) para pekerja.

"Saat ini kita telah merilis Edabu versi 4.2 , untuk memperbaiki berbagai kekurangan dari versi sebelumnya. Aplikasi Edabu terbaru ini  memiliki fitur menarik diantaranya cek data kepesertaan, tambah dan edit data kepesertaan, approval, laporan rekap iuran, serta cetak kartu dan cetak tagihan," papar Kepala Bidang Perluasan

Pengawasan dan Pemeriksaan Peserta, BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Nur Wulan Uswatun Khasanah di Semarang, Selasa (15/9).

Dipaparkan, aplikasi tersebut memudahkan pemberi kerja maupun HRD untuk mengelola data kepesertaan JKN KIS, sehingga tak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk mengantre di kantor BPJS Kesehatan setempat.

"Aplikasi ini bisa diunduh secara gratis melalui layanan playstore. Namun berbeda dengan   Mobile JKN yang bisa diakses langsung oleh masing-masing, untuk Mobile Edabu hanya bisa diakses oleh HRD dari perusahaan yang sudah terdaftar di BPJS Kesehatan," terangnya.

Sejauh ini, berdasarkan data, jumlah badan usaha yang terdaftar di BPJS Kesehatan Cabang Semarang sebanyak 6.413 di wilayah Kota Semarang, dan 646 badan usaha di Kabupaten Demak. Sementara, untuk kepsertaan JKN-KIS  segmen Pekerja Penerima Upah (PPU)di  wilayah kota Semarang telah mencapai 653.311 jiwa dan di kabupaten Demak sebanyak 242.768 jiwa. 

"Di luar badan usaha yang terdaftar, tidak bisa mengakses karena dalam aplikasi tersebut, tidak ada fitur pendaftaran baru. Jadi bagi perusahaan yang ingin menggunakannya, bisa mendaftar terlebih dahulu melalui laman bpjs-kesehatan.go.id atau ke kantor BPJS kesehatan Cabang Semarang, untuk wilayah Kota Semarang dan Kabupaten Demak," tandasnya.

Wulan menambahkan, selain bisa diakses secara mobile melalui aplikasi yang tersedia, Edabu juga bisa diakses melalui website edabu.bpjs-kesehatan.go.id.

"Edabu dalam versi Mobile ini, dikembangkan untuk memberikan fasilitas bagi badan usaha dalam mengakses data pekerjanya. Hadirnya aplikasi ini juga merupakan strategi BPJS Kesehatan, dalam menghadapi pandemi Covid 19 dan kemudahan mengakses data melalui layanan online," terangnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang I Gusti Ayu Mirah S, menerangkan aplikasi Mobile Edabu ini dapat diunduh melalui Playstore dengan memiliki fitur untuk cek data peserta, riwayat pembayaran, data mutasi, tren pembayaran, dan konten kesehatan. 

"Aplikasi E-Dabu merupakan sebuah inovasi yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan, sebagai bukti dari komitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik, kemudahan akses serta kepraktisan pelayanan bagi peserta program JKN-KIS. Mengurus pekerja bukanlah hal yang mudah, namun BPJS Kesehatan selalu memberikan kemudahan lewat aplikasinya," tandasnya.

Selain itu untuk memutus rantai penyebaran Covid 19 ini, BPJS Kesehatan selalu mengembangkan fitur aplikasi Mobile JKN, yang saat ini telah ada 14 fitur. Meliputi pendaftaran dan informasi kepesertaan serta perubahan data kepesertaan, konsultasi dokter, pendaftaran pelayanan, ketersediaan tempat tidur, dan jadwal tindakan operasi fitur kartu KIS Digital.

Selain itu, juga ada fitur tagihan iuran, pembayaran iuran via mobile dan autodebet, skrining riwayat kesehatan dan skrining Covid 19, hingga pengaduan dan permintaan informasi seputar JKN-KIS.

BPJS Kesehatan juga telah meluncurkan dua inovasi layanan baru yaitu Chat Assistant JKN (Chika) dan  Voice Interactive JKN (Vika). Chika dapat diakses melalui media sosial seperti Facebook Messenger (BPJS Kesehatan), Telegram (BPJSKes_bot) dan Whatsapp (08118750400).

Sementara, layanan Vika merupakan layanan informasi menggunakan mesin penjawab, untuk mengecek status tagihan dan status kepesertaan dengan menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400. Hadirnya Chika dan Vika diharapkan mampu membantu peserta JKN-KIS memenuhi kebutuhan. 


 

Penulis : arr
Editor   : edt