Polres Purbalingga Ringkus Tiga Pengedar Narkoba Asal Sukoharjo


Kabag Ops Polres Purbalingga AKP Pujiono menginterogasi tiga tersangka pengedar narkoba asal Sukoharjo yang berhasil diringkus. (Foto :Dok Humas Polres Purbalingga)

PURBALINGGA, WAWASANCO- Satuan Reserse Narkoba Polres Purbalingga berhasil mengamankan tiga tersangka tindak pidana narkotika  asal Kabupaten Sukoharjo. Ketiganya diamankan di wilayah Kelurahan Wirasana, Kecamatan/Kabupaten PurbaIingga.

Kapolres Purbalingga AKBP M Syafi Maulla melalui Kabag Ops Polres Purbalingga AKP Pujiono, dalam keterangan pers Senin (21/9)membenarkan mengenai Satuan Reserse Narkoba Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkoba. “Tersangka yang diamankan yaitu ACW (37), RDI (41) dan AP (27). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah,” ungkapnya.

Pengungkapan kasus bermula saat anggota melakukan observasi dan penyelidikan tidak pidana narkoba di wilayah Kelurahan Wirasana, Kamis (3/9). Anggota mendapati adanya mobil berplat nomor luar PurbaIingga yang gerak geriknya mencurigakan "Mobil tersebut kemudian dilakukan pengejaran. Setelah dihentikan kemudian dilakukan pemeriksaan serta penggeledahan oleh anggota," ucapnya, didampingi Kasat Reserse Narkoba Iptu Mufti Is Efendi dan Kasubbag Humas Iptu Widyastuti.

Disampaikan Kabag Ops bahwa dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan mobil tersebut, didapati barang bukti berupa yang diduga sabu dalam satu plastik klip transparan. Setelah dilakukan pengecekan, dikatehui barang tersebut merupakan sabu yang akan dikirim kepada pembeli. "Tersangka yang berjumlah tiga orang kemudian kita amankan berikut barang buktinya ke Polres Purbalingga untuk proses selanjutnya," ucapnya.

Barang bukti yang berhasil disita diantaranya satu mobil Suzuki Carry dengan nomor polisi terpasang AD-1949-HH warna hitam, satu plastik klip transparan berisi sabu seberat 18,44 gram, satu buah telepon genggam dan tiga teskit berisi urine milik para tersangka.

Dari keterangan tersangka, mereka mengaku bahwa sabu tersebut diperoleh dari seseorang di wilayah Solo. Sabu tersebut rencananya akan dikirimkan kepada pemesan di wilayah Kabupaten Purbalingga. Namun saat  sedang mencari lokasi pembeli kemudian diamankan polisi."Dari tiga tersangka dua orang merupakan residivis. ACW pernah dihukum karena kasus penyalahgunaan ganja dan RDI pernah dihukum karena kasus penganiayaan. Keduanya menjalani pernah menjalani hukuman di wilayah Solo," ucapnya.

Kabag Ops menambahkan kepada para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009. Ancaman hukuman pasal tersebut yaitu pidana penjara paling singkat lima dan enam tahun serta paling lama 20 tahun.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt