MAGELANG, WAWASANCO-Dua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang yang akan maju pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang 9 Desember mendatang, mengaku nomor urut yang diterima saat pengundian nomor urut pasangan calon wali kota dan wakil wali kota merupakan nomor keberuntungan.
Hal itu diungkapkan dua pasangan calon calon wali kota dan wakil wali kota Magelang usai mengikuti rapat pleno terbuka KPU Kota Magelang dengan agenda utama pengundian nomor urut pilkada di Hotel Atria Kota Magelang, Kamis ( 24/9).
Pada rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron tersebut menghasilkan nomor urut satu diraih pasangan yang diusung Partai Demokrat, Partai Golongan Karya (Golkar) , Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakni Muhammad Nur Azis- Mansyur Siraj . Sedangkan, pasangan calon Aji Setyawan- Windarti Agustina yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP), Partai Hati Nurani Rakyat ( Hanura), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Persatuan Indonesia ( Perindo), mendapat nomor urut dua.
Calon Wakil Walikota Magelang Mansyur Siraj yang berpasangan dengan Muhammad Nur Azis mengaku senang bisa memperoleh nomor urut Satu. Karena, dengan nomor urut satu tersebut bisa membawa kemenangan pada pilkada mendatang.
“Kami menyukuri bisa memperoleh nomor urut satu. Nikmat Allah SWT. Nomor satu filosofinya berdiri tegak lurus. Harapan dan doa kami kepada Allah SWT bila ditakdirkan menjadi pemimpin di Kota Magelang yang tegak lurus, adil,” katanya.
Ia menambahkan, nomor urut satu yang diraihnya tersebut dalam filosofi agama Islam seperti huruf pertama Arab yakni “Alif”.Yang mempunyai arti cinta kasih dan kasih sayang.
Sehingga, bila dirinya bersama dengan Muhammad Nur Azis dipercaya oleh masyarakat Kota Magelang untuk menjadi pemimpin di kota tersebut, bisa menjadikan pemimpin yang mengasihi rakyatnya, juga rakyat yang mengasihi pemimpinnya.
“ Dengan dukungan yang optimal dari rakyat tersebut. Kami berdua bisa membimbing dan mengayomi rakyatnya dengan kasih saying,” ujarnya.
Sementara itu, calon Wali Kota Magelang dari pasangan nomor urut dua, Aji Setyawan mengatakan, nomor dua yang diraihnya tersebut merupakan nomor yang biasa saja. Namun, nomor dua yang diraihnya tersebut bisa diartikan sebagai pertanda kemenangan pada pilkada mendatang. Yakni , melalui dua jari yang membentuk huruf “V” melambangkan victory yang membawa kemenangan bagi pasangannya tersebut.
“Nomor dua melalu dua jari membentuk huruf “V” ini juga bisa melambangkan, peace ( damai) dan juga metal,” kata mantan anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Magelang ini.
Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron mengatakan, tahapan pengundian nomor urut pasangan calon wali kota dan wakil wali kota tersebut sesuai dengan PKPU 13 tentang Pelaksanaan dengan menerapkan protokol kesehatan.
"Tentunya kita berpedoman pada protokol kesehatan yang masuk di dalam ruangan ada hanya pasangan calon dan penghubung," katanya.
Ia menambahkan, sehari sebelumnya KPU Kota Magelang menggelar rapat pleno tertutup di Kantot Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat dengan agenda utama penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang 2020 yang memenuhi persyaratan menjadi peserta pilkada Kota Magelang.
Penulis : widias
Editor : edt