Pemkab Brebes Luncurkan Retribusi Perijinan Non Tunai


Bupati Idza Priyanti SE MH memukul gong sebagai tanda diluncurkannya pembayaran retribusi perijinan non tunai di halaman DPMPTSP Kabupaten Brebes, Jumat (25/9). Foto. Eko Saputro

BREBES, WAWASANCO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meluncurkan sistem pembayaran retribusi perijinan non tunai. Terobosan tersebut sebagai upaya untuk mempermudah proses perijinan. 

"Terobosan baru berupa pembayaran retribusi non tunai harus kita dukung penuh. Karena akan mempermudah semua pelaku usaha dalam proses perijinan,” kata Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH saat meluncurkan pembayaran retribusi perijinan non tunai di halaman DPMPTSP, Jumat (25/09).

Bupati menambahkan, terobosan pembayaran restribusi non tunai baru ada di wilayah Karesidenan Pekalongan yaitu di Kabupaten Brebes.

"Pemerintah Kabupaten Brebes pada 2021 akan membangun mall pelayanan publik (MPP). Di MPP ini, semua perijinan di Kabupaten Brebes dapat terakses dengan mudah pada satu tempat dengan cepat," terangnya.

Bupati berharap, dengan adanya peluncuran transaksi non tunai akan mempercepat pelayanan yang efektif dan efesien. Apalagi dimasa pandemi Covid-19 ini, masyarakat perlu menjaga jarak, tidak perlu bersentuhan langsung membawa uang tunai. Cukup melakukan registrasi pendaftaran dan pembayaran bisa dilakukan di bank-bank kemitraan.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Brebes Drs Ratim menjelaskan,  dalam rangka memberikan kemudahan berusaha sebagaimana amanat Inpres Nomor 7 Tahun 2019 tentang Percepatan Berusaha dan Perpres Nomor  91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha, maka DPMPTSP Kabupaten Brebes akan memulai perubahan sistem pembayaran retrebusi dari manual konvensional ke pembayaran retribusi secara non tunai.

Dijellaskan, program transaksi non tunai sangat mempermudah pembayaran retribusi seperti pembayaran IMB, reklame, ijin trayek dan perinjinan lainnya.

"Pemohon perijinan tidak perlu repot repot membawa uang tunai, cukup membayar melalui ATM, e-Banking atau via transfer rekening, " pungkas Ratim.


 

Penulis : ero
Editor   : edt