Jalan Menuju Makan Mbah Mangli Diperbaiki


Selamatan dan Tasyakuran Pembangunan Jalan untuk akses wisata makam mbah Mangli, dilakukan secara virtual bersama anggota DPR RI, Ir Sudjadi, dihadiri kepala desa (Kades) di Kecamatan Ngablak. Foto ali subchi

MAGELANG,WAWASANCO - Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, mendapat program pembangunan pengerasan jalan desa dan pembuatan drainase (saluran air) dari Kementerian PUPR RI. Program pembangunan jalan untuk akses wisata itu, nilainya mencapai Rp 5,4 miliar.

“Namun, dana Rp 5,4 miliar itu, selain untuk Desa Girirejo, juga sebagian  untuk pembangunan di Kabupaten  Temanggung,” kata anggpta Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ir Sudjadi disampaikan dalam acara virtual Selamatan dan Tasyakuran Pembangunan Jalan Desa, di balai Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Magelang, Jumat (25/9-2020).

Selamatan dan Tasyakuran Pembangunan Jalan untuk akses wisata makam mbah Mangli, dilakukan secara virtual bersama anggota DPR RI,  Ir Sudjadi, dihadiri kepala desa (Kades) di Kecamatan Ngablak, serta Kepala Satker PJN 2, Kementerian PUPR, Jateng, Dinar Pangayoman ST MSi, Diretur Ketep Pass, Mul Budisantoso dan undangan lain.

Menurut Sudjadi, , akses jalan desa untuk parowisata ziarah ke makam Mbah Mangli, meruypakan program yang istimewa,  karena sesungguhnya program  Kementerian PUPR, rencananya akan dibagi rata terhadap desa yang punya obyek wisata.

“Desa Girirejo, masuk program pembangunan Kementrian PUPR, karena desa tersebut mempunyai  potensi wisata ziarah, maka kita mendoakan semoga program tersebut berjalan lancar, masyarakat bisa lebih ayem tenteram,” kata Sudjadi.

Selain akses jalan wisata desa, ada juga akses jalan wisata budaya. Karena akses jalan ke Makam Mbah Mangli ini, merupakan potensi wisata ziarah, maka akses jalannya harus diperbaiki, agar bisa lebih baik dan arus lalu lintas desa lebih lancer. “Ini sesuai dengan semboyan kami, Ayo Noto Desa Bangun Desa,” ujar Sudjadi.

Kepala Desa Girirejo, Slamet Riyadi menambahkan, di terngah Kovid – 19 ini, dana desa hampir 80 persen digunakan untuk kegoatan yang berkaitan dengan penanganan Corona, baik untuk kegoatan social maupun bantuan kepada warga. Untuk itu, dana desa tidak bisa digunaan untuk pembangunan infra struktur.

Melalui program aspuirasi yang dibawa anggota Komisi V DPR, Ir Sudjadi, sangat membantu masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa. Program pembangunan jalan akan dimulai bulan September 2020 ini. “Kami merasa bersyukur, dimana desa  sangat kesulitan untuk pembangunan, namun justru mendapatkan program dari Kementerian PUPR,” ujarnya.

Karena dana desa terserap untuk kegiatan Kovid – 19  yang  terserap hampir 80 persen.

Namun kami mengsulkan pembangunan jalan, pintu masuk Gunung Andong, dan jalan  ke Makam Mbah Mangli, serta jalan dusun lainya.

                Sedangkan jalan yang akan dibangun, meliputi jalan ke Makam Mbah Mangli, berupa pembuatan saluran air serta pembuatan talud sepanjang 580 meter. Untuk pembangunan pengerasan ja;an berupa cor beton di dusun menuju jalan pendakian Gunung Andong sepanjang 1.000 meter.

Penulis : as
Editor   : edt