GMHP Dorong Percepatan Peroleh KTP-el


DEMAK, WAWASANCO- Mengingat begitu pentingnya, kondisi daftar pemilih diibaratkan sebagai darahnya pemilu. Maka itu 'Akurat, Komprehensif dan Mutakhir' merupakan semangat KPU dalam penyusunan daftar pemilih.

Maka ditemukannya 16.147 pemilih belum ber-KTP-el  terdaftar dalam DPS Pilbup Demak 2020 menjadi perhatian sekaligus keprihatinan bersama. Terlebih karena sarat sahnya warga bisa memberikan hak pilih adalah ketika telah memiliki KTP-el.

Ketua KPU Kabupaten Demak H Bambang Setya Budi menjelaskan, data 16.147 warga yang belum ber-KTP-el tersebut  tersebar di  249 desa/kelurahan di 14 kecamatan. Maka hal itu menjadi permasalahan serius  yang harus diselesaikan bersama antara KPU serta pemda dalam hal ini Dinas Dukcapil, pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan.

Butuh sinergifitas untuk menuntaskan persoalan pemilih yang belum ber-KTP-el  agar ada keterjaminan hak pilik untuk setiap warga yang telah memenuhi syarat. Sehingga mereka dapat berpartisipasi menggunakan hak pilihnya dalam Pilbup Demak yang dilaksanakan serentak bersama 21 kabupaten/kota di Jawa Tengah pada 9 Desember 2020.

"Karena itu lah Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) digelorakan,  dengan melakukan percepatan perekaman data KTP-el.  Secara serentak pula di 14 kecamatan, percepatan perekaman data KTP-el dimulai pada 25 September -14 Oktober," ujarnya, didampingi Komisioner Divisi Program Data dan Informasi Nur Hidayah, Minggu (27/9). 

Selama percepatan perekaman data KTP-el tersebut KPU Kabupaten Demak bersama jajaran di bawahnya yakni PPK dan PPS  membuka posko layanan GMHP. Posko tersebut berada dilokasikan di kantor kecamatan, tempat dilakukanya perekaman data KTP-el. 

"Posko GMHP  menjadi media sosialisasi yang efektif untuk mendorong kesadaran masyarakat untuk segera melakukan perekaman data KTP-el, agar mereka tidak kehilangan hak pilih pada Pilbup Demak. Sebab menjadi syarat sahnya sebagai pemilih sehingga berhak memberikan suaranya di TPS adalah dengan menunjukan kepemilikan KTP-el," tuturnya. 

Sehubungan itu pula baik KPU maupun Bawaslu Kabupaten Demak memberikan apresiasi kepada Camat Demak H Muhammad Syahrir yang merespon cepat GMHP dengan melakukan pemetaan warganya yang belum ber-KTP-el. Sekaligus menjadwalkan perekaman data berdasarkan desa/kelurahan sedemikian rupa dengan mentaati standar protokol kesehatan pencegahan covid-19. "Semoga respon cepat ini dapat pula dilakukan camat-camat lainnya, sehingga tak satu pun warga kehilangan hak pilih hanya karena tak memiliki KTP-el," tandas komisioner Bawaslu Kabupaten Demak Amin Wahyud

Penulis : ssj
Editor   : jks