Wali Kota Salatiga Ajak Takmir Masjid Jadi Agen Protokol Kesehatan


Wali Kota Ajak Takmir Masjid Jadi Agen Protokol Kesehatan

SALATIGA, WAWASANCO- Wali Kota Salatiga Yuliyanto berharap, takmir masjid berperan dan bisa memutus mata rantai penularan Covid-19 sekaligus wadah sosialisasi menyamakan persepsi tentang pentingnya protokol kesehatan kepada masyarakat.

Harapan ini dilontarkan Yuliyanto saat menghadiri Silaturahim Pengurus MUI dan Takmir Masjid se-Kota Salatiga yang berlangsung di Ruang Kaloka Pemkot Salatiga, Senin, (28/9).

Kegiatan ini dihadiri 48 Takmir Masjid, terutama masjid yang berada di pinggir jalan dan di tengah desa. Hadir pula, Ketua MUI dan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Salatiga.

Dikatakan Wali Kota, tidak dipungkiri jika masih ditemukan beberapa masjid yang memberikan kelonggaran pada saat melaksanakan ibadah. Dikhawatirkan hal itu akan menghambat upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Kota Salatiga.

"Untuk itu, takmir masjid saya harapkan bisa berperan sebagai agen protokol kesehatan di lingkungan masjid masing-masing," kata Wali.

Lebih jauh Wali Kota mengungkapkan, melalui silaturahim MUI dengan ini sekaligus menambah wawasan bagaimana upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan masjid.

"Masih banyak masyarakat yang beranggapan jika new normal artinya sudah aman. Padahal tidak demikian, melainkan harus beradaptasi dengan kebiasaan baru dengan senantiasa menerapkan protokol kesehatan," tandas Wali Kota.

Sementara, Sekretaris MUI, Dr. Miftahudin menegaskan tujuan kegiatan tersebut untuk berbagi informasi tentang teknis pelaksanaan ibadah serta melakukukan kajian bersama dalam rangka mencari solusi komprehensif.

Karena MUI menilai, setiap takmir berbeda-beda dalam menerapkan protokol kesehatan, ada yg sangat ketat, sedang, longgar bahkan sangat longgar.

"Supaya ada kejelasan dari segi ilmu kesehatan, ilmu fiqih dan ilmu-ilmu lainnya dalam menerapkan protokol kesehatan, salah tujuan kegiatan ini digelar," pungkas Miftah

Penulis : ern
Editor   : edt