Bakal Cagub Perseorangan Terus Berjuang Penuhi Syarat Dukungan


Sejumlah relawan Pasangan Mundi-Sarjono masih terus memverifikasi syarat dukungan yang mereka kumpulkan. Mundi-Sarjono, masih terus berjuang untuk mendapatkan syarat dukungan KTP untuk maju lewat jalur perseorangan di Pemilu Gubernur Jawa Tengah 2018. Fot

JEPARA- Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah asal Jepara, masih terus berjuang untuk bisa memenuhi syarat dukungan yang ditetapkan. Sampai Selasa (7/11) pasangan Mundi dan Sarjono, masih berusaha untuk bisa mendapatkan jumlah yang dibutuhkan.

Mundi yang merupakan warga Desa Mantingan, Tahunan, Jepara bertekat untuk bisa maju dalam Pemilu Gubernur Jawa Tengah 2018 melalui jalur perseorangan. Berpasangan dengan Sarjono, sampai saat ini mereka masih terus mengumpulkan fotokopi E-KTP dukungan. Mundi mengklaim telah berhasil mengumpulkan dukunag melalui E-KTP sebanyak 1,8 juta lebih. Namun, diakuinya dari jumlah tersebut belum semuanya masuk dalam database Tim Suksesnya.

 “Kalau dilihat secara fisik, syarat dukungan yang sudah saya dapatkan sebenarnya sudah melebihi batas minimal yang diwajibkan. Namun sayangnya belum semuanya selesai dimasukan ke dalam database. Makanya kami harus bekerja keras,” ujar Mundi, Selasa (7/11).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah sendiri akan mengumumkan waktu penyerahan syarat dukungan bagi bakal pasangan calon gubernur perseorangan mulai Kamis, 9 November 2017. Sedangkan waktu penyerahannya akan dimulai pada 22 November 2017 sampai  26 Nopember 2017. Rencananya, Mundi akan menyerahkan syarat dukungan ke KPU Jawa Tengah, pada batas akhir yang diperbolehkan yakni 26 November 2017.

 Saat ini dirinya mengaku dibantu oleh 36 ribu relawan yang tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Untuk kabupaten/kota di wilayah Pantai Utara Jawa Tengah, dirinya memiliki tidak kurang 1.000 relawan. Sedangkan di Blora ada 5.000 relawan, dan Sragen 4.000 relawan. Jumlah yang disebutkannya, merupakan relawan yang tercatat di tim. Sementara diluar itu jumlahnya diyakininya masih banyak.

“Relawan kami bekerja mencari dan mengumpulkan dukungan KTP. Setelah dukungan KTP terkumpul di tingkat desa, data dukungan diimput di tingkat kecamatan. Lalu, syarat dukungan KTP dan data dukungan terkumpul jadi satu di tingkat kabupaten dan kota, sebelum disetor ke Timses kami di Jepara. Target kami 2 juta dukungan,” tandasnya, dengan penuh keyakinan. 

 

 

 

Penulis :
Editor   :