KAJEN - Seorang pelaku pengeroyokan melarikan diri dari kepungan polisi dengan naik ke atap rumahnya. Pelaku lantas kabur dengan meloncat dari satu atap rumah ke atap rumah lainnya. Setelah terjadi aksi kejar-kejaran dengan petugas, pelaku berinisial MI (17), warga Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan akhirnya berhasil ditangkap aparat Polsek Kedungwuni.
Kasubag Humas Polres Pekalongan AKP M Dahyar, Selasa (7/11), mengatakan, pelaku bersama dengan dua orang temannya yang masih DPO diduga melakukan pengeroyokan terhadap seorang pelajar berinisial EPM (19), warga Desa Karanggondang, Kecamatan Karanganyar, pada Minggu (27/8), sekitar pukul 13.00 WIB di Desa Ambokembang. "Pengeroyokan ini terjadi akibat kesalahpahaman antarremaja soal pacarnya. Setelah kejadian itu, tiga pelaku menghilang," terang dia.
Dikatakan, aparat Polsek Kedungwuni dini hari kemarin sekitar pukul 01.00 WIB mendapatkan informasi jika salah seorang pelaku pengeroyokan itu ada di rumahnya. Oleh karena itu, petugas dini hari kemarin melakukan penyelidikan di sekitar rumah pelaku tersebut. Sekitar pukul 05.30 WIB, petugas mendatangi rumah pelaku untuk menangkapnya.
Namun, saat mengetahui kedatangan polisi, pelaku hendak melarikan diri dengan cara naik ke atap rumahnya, dan meloncat ke atap rumah tetangganya. "Setelah terjadi aksi kejar-kejaran, sekitar pukul 06.30 WIB pelaku berhasil ditangkap. Saat akan ditangkap anggota, pelaku juga melakukan perlawanan," katanya.
M Dahyar mengimbau kepada dua pelaku lainnya untuk menyerahkan diri, sebab identitas lengkap sudah dikantongi petugas. "Petugas masih mengejar dua pelaku lainnya. Kami mengimbau keduanya untuk segera menyerahkan diri," imbuhnya.
Penulis :
Editor :