Bupati Purbalingga Tasdi mengikuti rapat persiapan pelaksanaan Mou Pembangunan Bandara Soedirman, di Mabes TNI AU baru-baru ini. Rencananya MoU akan ditandatangani 17 November mendatang. (Foto :Joko Santoso)
PURBALINGGA - Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pembangunan bandara Jenderal Besar Soedirman rencananya akan dilaksanakan pada Jumat (17/11) pekan depan. Penandatanganan tersebut diharapkan bisa memperlancar proses pembangunan bandara tersebut.
"Penandatanganan MoU akan melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, TNI AU, Pemrov dan Pemkab Purbalingga," kata Bupati Purbalingga Tasdi, Selasa (7/11).
Dia berharap, dengan ditanda tanganinya MoU tersebut, pembangunan Bandara Soedirman bisa secepatnya direalisasikan. Nantinya, MoU tersebut menjadi dasar pelaksanaan pembangunan Lanud Soedirman menjadi bandara internasional.
Setelah dilakukan penandatanganan MoU dilanjutkan dengan penyusunan Detail Enginering Design (DED). Selanjutnya proses pembangunan yang diawali dengan peletakan batu pertama akan dilaksanakan bersamaan dengan Hari Jadi Kabupaten Purbalingga ke 187 tanggal 18 Desember 2017. Selanjutnya pada 18 Desember 2018 ditargetkan pembangunan akan selesai dan bandara tersebut mulai beroperasi.
Dalam kesempatan terpisah Ketua DPRD Purbalingga Tongat mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan bandara tersebut. Bentuk dukungan dilakukan dengan menyetujui alokasi anggaran di APBD Perubahan tahun 2017 untuk pembebasan lahan terkait pembangunan bandara. “Kami telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 30 Miliar untuk pembebasan lahan untuk pembangunan bandara. Ada lahan seluas 4,2 hektare (ha) milik 60 Kepala Keluarga (KK) yang yang akan digunakan untuk pembangunan bandara. Proses ganti rugi diharapkan bisa berjalan lancar,’ tuturnya.
Seperti diberitakan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang melakukan kunjungan ke bandara Soedirman, yang ada di Desa Wirasaba Kecamatan Bukateja, Purbalingga memastikan bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga akan beroperasi paling lambat akhir tahun 2018. PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) akan menjadi operator atau pengelola bandara ini.
Penulis : Joko Santoso
Editor : awl