PENJELASAN – Tim Kampanye Pasangan Calon Agus Sukoco – Eko Priyono didampingi Tim Hukum memberikan penjelasan soal APK ke KPU Pemalang.
PEMALANG,WAWASANCO - Tim pasangan calon bupati dan wakil Bupati Agus Sukoco -Eko Priyono memenuhi panggilang KPU Pemalang, tim yang dipimpin Ketua Tim Pemenangan Wasisto, SH dan didampingi Tim Hukum H Nuryani, SH, MH dan advokat DR Aji Sudarmaji SH MH, Anggoro Adi Atmojo SH dan Probo Wirasto,SH diterima oleh Komisioner KPU Pemalang, Wahyono, Rabu (21/10).
Usai memberikan klarifikasi Ketua Tim Pemenangan 01, Wasisto, menjelaskan bahwa semua APK(banner, baliho, sticker) tersebut terpasang sebelum masa kampanye yakni tanggal 29 September dan sudah seijin Ketua DPC Partai Gerindra. Kronologisnya bahwa sebelumnya sudah adanya komitmen antara pasangan 01 dengan Partai Gerindra untuk berkoalisi, bahkan sempat dilakukan pertemuan dua kali dimana terakhir kali di Hotel Winner.
Selain itu juga sempat dilakukan pertemuan di Semarang untuk menguatkan komitmen agar rekomendasi Partai Gerindra untuk mendukung pasangan 01, sehingga dipersilahkan mencantumkan logo Partai Gerindra dalam APK. Namun dalam perjalanan rekomendasi yang turun justru lain, namun pihak Partai Gerindra masih mempersilahkan logio partai tetap dicantumkan terlebih dahulu.
"Sebenarnya untuk baliho besar yang ada logo partai Gerindra sudah kami turunkan, akan tetapi untuk yang kecil-kecil kita kesulitan karena sudah terlanjur tersebar dan sulit untuk menariknya karena dilakukan sebelum masa kampanye. Tetapi kami tidak persoalkan karena itu merupakan dinamika politik,"jelasnya.
Menambahkan Ketua Tim Hukum DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang, Nuryani SH,MH, yang juga membenarkan sudah adanya usaha untuk menurunkan logo Partai Gerindra dari baliho pasangan No 01 Agus Sukoco, Eko Priyono. Bahkan secara khusus Ketua DPC PDI Perjuangan, DR Junaedi SH MM, juga sudah mengeluarkan instruksi untuk menurunkan semua APK lama yang masih mencantumkan logo partai tersebut.
"Padahal sebenarnya saat itu sudah ribuan baliho, stiker kaos dan lain-lain yang sudah tercetak dengan format lama dimana Partai Gerindra masih masuk dalam koalisi, akan tetapi karena ada perubahan akhirnya semua tidak terpakai selain yang sudah terpasang. Akan tetapi kembali lagi bahwa semua merupakan dinamika politik, sehingga kita menyadari dan tetap akan tunduk dan taat pada ketentuan yang ada,"tambahkan.
Penulis : pw
Editor : jks