Jalur Penyelamat di Bayeman Purbalingga Berpontensi Membahayakan


PURBALINGGA, WAWASANCO-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purbalingga dan Balai Pengelola Sarana Prasarana Perhubungan (BPSPP) Wilayah V Dinas Pehubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah mencatat jalur penyelamat  yang belum lama dibangun di Desa  Bayeman, Kecamatan Karangreja masih berpotensi membahayakan.

"Ada dua patok sangat menonjol. Nah itu, dikhawatirkan jika ada kendaraan yang mengalami rem blong, mau ke jalur penyelamat malah nabrak patok dulu. Tanggul penahan media terlalu tinggi. Jadi kalau ada kendaraan hendak masuk jalur penyelamat malah bisa oleng dulu. Segera akan disampaikan ke pimpinan dan steak holder terkait,” ungkap Kasat Lantas Polres Purbalingga, AKP Fadli, dalam release yang diterima Wawasan, Jumat (29/10)

Sebelumnya, Kepala Balai Pengelola Sarana Prasarana Perhubungan (BPSPP) wilayah V Dishub Jateng, Bambang Sugiarto menyampaikan hasil pengamatan bersama Satlantas Polres Purbalingga, memiliki sejumlah catatan. Karena melihat kondisi yang ada itu keberadaan jalur penyelamat masih dinilai membahayakan. 

"Sekitar 100 meter di depan jalur penyelamat masih ada tebing yang belum di cor. Selain itu hasil pengamatan kami bersama satlantas ada beberapa catatan yang bisa diteruskan ke bina marga," kata Bambang.

Dijelaskan, tebing yang belum dicor itu berpotensi terjadi longsor. Nantinya material masuk ke ruas jalan, dan dikhawatirkan bisa menyebabkan kendaraan tergelincir. Apalagi melihat topografinya, kemiringan tebing sekitar 90 derajat. Materialnya berupa batu dan kerikil.

"Maka pengendara diminta mewaspadai, harapannya dapat dicor kembali," ujarnya.

Selain soal tebing, Persis di depan jalur penyelamat ada dua pal yang membahayakan. Sebelum masuk ke jalur penyelamat justru kendaraan menabrak pal dulu. Selain itu, tanggul penahan media pasir juga terlalu tinggi. 

“Memang ini tadinya dii tanggul untuk mencegah material pasir tidak hanyut kebawa air. Jadi untuk depan jalur masuk ke diratakan. Artinya jalur penyelamat bisa digunakan dan bisa menyelamatkan, tidak keluar dari jalurnya," katanya.

Penulis : rls
Editor   : edt