PURBALINGGA, WAWASANCO- Strategi penanganan, pencegahan dan pengendalian Covid-19 menjadi salah satu materi debat Pasngan Calon (Paslon) Bupati dan Wabup di Pilkada Purbalingga. Debat bakal digelar sekali di obyek wisata Owabong pada Rabu 25 November mendatang. "Metoda debat dengan tatap muka dan disiarkan langsung dua stasiun televisi dan dua stasiun radio," tutur Komisioner KPU Purbalingga, Andri Suprianto, Kamis (12/11).
Dua Paslon yang bersaing di Pilkada Purbalingga masing-masing adalah Muhammad Sulhan Fauzi-Zaini Makarim Supriyanto (Oji-Jeni) dan Dyah Hayuning Pratiwi-Sudono (Tiwi-Dono). Selain strategi penanganan Covid-19, materi debat yang lain, masing-masing upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat., memajukan Purbalingga, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pembangunan daerah kabupaten dengan program pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, memperkokoh negara kesatuan Republik Indonesia dan kebangsaan.
Bertindak sebagai panelis, dosen Undip DR Nurhidayat Sardini S.Sos MSi, Prof Abdul Basit M.Ag, Ahmad Sabiq MA, DR Abdul Gaffar Karim SIP MA dan DR Anjar Nugroho MSI MHI. Sedangkan DR Iva Ariani SS MHum akan berperan sebagai moderator."Karena masih dalam pandemi Covid 19, yang hadir dalam pelaksanaan debat dibatasi ketat" ujar Andri.
Lima komisioner KPU Purbalingga akan hadir. Tetapi personel Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dibatasi hanya dua orang.Tim kampanye masing-masing paslon juga dibatasi hanya dua orang. Sehingga total yang hadir tidak lebih dari 15 orang."Sesuai pasal 59 huruf b angka 1 sampai 4 PKPU Nomor 13 Tahun 2020," ujar Andri.
Penulis : Joko Santoso
Editor : edt