Dua Korban Hanyut Banjir Di Boja Akhirnya Ditemukan


KENDAL, WAWASANCO- Kegigihan Tim gabungan dari SAR akhirnya membuahkan hasil. Dua korban yang hanyut dalam banjir bandang yang terjadi Kamis malam (19/11) kemarin ditemukan. Kedua korban tersebut ditemukan di Sungai di Dusun Lamading Desa Meteseh Kecamatan Boja dalam keadaan meninggal dunia. 

Kedua korban yang hanyut di Kali Duwet bernama Rudi Waluyo (60) dan putrinya Nadia Ruly (20) yang merupakan ayah dan anak warga Desa Kedungsari Kecamatan Singorojo.Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa jasad korban yang pertama ditemukan adalah jasad sang ayah, kemudian dengan kegigihan tim gabungan bersama relawan akhirnya jasad sang putri juga berhasil ditemukan.

Menurut Indarto Petugas Satpol PP Kecamatan Boja, akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi di wailah Boja dan sekitarnya, korban melewati jembatan Kali Duwet yang saat itu meluap menutupi jembatan. Menurutnya, karena saking derasnya korban dan motor yang dikendarai hanyut. Saat itu ada warga.yang berusaha menolong namun tidak kuat menahan terjangan air. "Saat itu korban yang menjemput anaknya berboncengan. Saat lewat jembatan kemungkinan tidak mengetahui kalau ada banjir bandang dan air menutup jembatan setinggi 50 centimeter, karena tidak kuat maka hanyut," ujar Indarto.

Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR dari BPBD Kendal dan Basarnas serta relawan, jasad korban ditemukan di sungai Meteseh.  Sementara itu menurut Budi Purnomosari dari dari Bazarnas, korban ditemukan tersangkut bersamaan dengan sampah dan dahan. "Dua korban ditemukan di tempat yang berbeda namun tidak berjauhan, baju dan helm nasih terpakai saat ditenukan," ujar Budi.

Penulis : Hanief
Editor   : edt