Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye, Anggota DPRD Purbalingga Melapor ke Bawaslu


Anggota DPRD Purbalingga Erny Widyawati didampingi kuasa hukum Herlinda melaporkan akun Facebook ke Bawaslu Purbalingga, Selasa (24/11). Pasalnya akun atas nama Yanto Priyanto tersebut telah menyalahgunakan foto miliknya untuk kampanye. (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA, WAWASANCO-Anggota DPRD Kabupaten Purbalingga Erny Widyawati melaporkan akun facebook Yanto Priyanto ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Purbalingga. Pasalnya dia merasa dicemarkan nama baiknya oleh pemilik akun tersebut.

“Foto saya bersama pak Ganjar Pranowo dan istri yang ada di Instagram (IG) diambil tanpa izin.  Celakanya lagi foto itu digunakan untuk kampanye Pasangan Calon (Paslon) Muhammad Sulhan Fauzi-Zaini Makarim (Oji-Jeni) yang notabene adalah lawan dari Paslon Dyah Hayuning Pratiwi-Sudono (Tiwi-Dono),” kata Erny didampingi kuasa hukumnya Herlinda, usai melapor ke Bawaslu, Selasa (24/11).

Dalam foto tersebut nampak Erny bersama Ganjar dan istrinya Siti Atikoh mengajungkan jari telunjuk. Padahal foto tersebut merupakan foto tahun 2018, saat ada kegiatan PDIP di Purbalingga. Erny juga merupakan istri mantan Ketua DPC PDIP Purbalingga yang juga Mantan Bupati Purbalingga Tasdi.

 Menurut Erny foto tersebut lalu diambil dan disebarluaskan di media sosial.  Sehingga muncul persepsi dia mendukung Paslon Oji-Jeni di Pilkada Purbalingga. “Itu sama sekali tidak benar. Foto itu juga menjadi foto profil akun atas nama Yanto Priyanto,” terangnya.

Pasangam Oji-Jeni merupakan Paslon dengan nomor urut 1 dan diusung oleh koalisi PKB, Partai Gerindra,Partai Nasdem, Partai Demokrat dan PPP.   Jeni merupakan adik ipar Gubernur Jateng dan kader PDIP Ganjar Pranowo. Sedangkan pasangan Tiwi-Dono diusung oleh koalisi PDIP, Partai Golkar, PAN dan PKS. “Sebagai kader PDIP saya tegak lurus dan mendukung dan siap memenangkan pasangan Tiwi-Dono di Pilkada Purbalingga,” kata Erny.

Herlinda menambahkan bahwa dia dan kliennya sebelumnya sudah melaporkan akun FB tersebut ke Polres Purbalingga.  Namun pihaknya diarahkan untuk melapor dulu ke Bawaslu, karena terkait atribut Paslon di Pilkada Purbalingga. “Penyebarluasan foto tersebut selain tanpa izin juga merupakan pencemaran nama baik klien saya yang merupakan kader PDIP,” ujar Herlinda.

Anggota Bawaslu Joko Prabowo menerima laporan tersebut. Menurutnya pihaknya memiliki waktu dua hari untuk melakukan kajian atas laporan tersebut. Pelapor menurutnya sudah menyertakan analisa hukum dan laporan secara tertulis disertai sejumlah alat bukti. “Kita akan melakukan rapat pleno untuk melakukan kajian,” imbuhnya.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt