Angka Partisipasi Pemilih di Kabupaten Kendal di Pilkada Meningkat


KENDAL, WAWASANCO- Partisipasi pemilih Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kabupaten Kendal mencapai 75,95 persen atau naik 8,53 persen dibanding dengan Pilkada tahun 2015, yang hanya 67,42 persen. Sedangkan Pilkada kali ini digelar di tengah masa pandemi Covid-19.

Ketua KPU Kabupaten Kendal, Heby Indah Oktaria mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepada seluruh pihak dan masyarakat Kabupaten Kendal, atas suksesnya penyelenggaraan Pilkada 2020, sehingga berjalan dengan kondusif.

"Kami juga berterimakasih kepada TNI dan Polri yang telah mengawal dan mengamankan pelakasaan pilkada. Sehingga tidak ada kejadian yang mengganggu pelaksanaan Pilkada," ungkapnya, Senin (14/12).

Hevy menambahkan, untuk tingkat ketidakhadiran tahun ini kecil jumlahnya dibandingkan pilkada lima tahun lalu. 

"Untuk ketidakhadiran 24,05 persen. Artinya masyarakat Kendal sudah sadar, untuk memberikan hak suara kita dalam menentukan masa depan daerah kita," ujarnya.

Dikatakan, ketidakhadiran bukan karena golput. Namun, di Kabupaten Kendal banyak warga yang ada di luar negeri. Sehingga tidak mungkin mereka pulang untuk mencoblos.

Hevy merasa bersyukur, jika tingkat partisipasi masyarakat dalam pilkada tahun ini cukup tinggi. Bahkan ada beberapa desa yang membuat TPS nya dengan cara yang unik, dalam rangka menarik partisipasi pemilih untuk datang ke TPS.

"Dengan naiknya angka partisipasi, maka bisa menekan anka ketidakhadiran pemilih. Tidak hadir bukan berarti golput. Karena kondisi warga yang bekerja di luar negeri, maupun di luar daerah yang tidak bisa pulang untuk mencoblos," pungkasnya. 

Penulis : Hanief
Editor   : edt