Ketua Fraksi PDIP Salatiga, Teddy Sulistio. Foto: Ernawaty
SALATIGA, WAWASAN.CO. Kabar mengejutkan pengunduran diri Sekda Kota Salatiga Fakruroji, mendapat tanggapan beragam dari berbagai kelompok organisasi politik di Kota Hati Beriman, Salatiga.
Tak terkecuali Fraksi PDIP Salatiga turut bereaksi. Kepada Wawasan.co, Ketua Fraksi PDIP Salatiga Teddy tegas langsung mengeluarkan pernyataan sikapnya, Rabu (30/12) petang.
Langkah Sekda mengundurkan diri adalah sebuah sikap idealisme sosok seorang Fakruroji.
"Beliau (Fakruroji) banyak mengajarkan kepada masyarakat Salatiga tegak lurus Vs idealisme. Dan sepertinya idealisme pilihan pak Roji (Fakruroji). ! Mantap," tandas Teddy.
Dengan mundurnya Sekda, Ia beranggapan, dari jabatannya diistilahkan mengajukan BT, alias bebas tugas itu, banyak hal yang janggal.
Pasalnya, pensiun Fakruroji masih satu tahun kedepan atau tepatnya 1 bukan lagi.
"Beliau pensiun masih tahun depan, ada apakah sampai beliau mengajukan BT," ucap Teddy.
Sikap Sekda yang secara mengejutkan mengundurkan diri, meski secara administratif data yang dihimpun wartawan Fakruroji sebenarnya akan pensiun pada bulan November 2021 mendatang atau masih 11 bulan lagi, dinilainya sebuah dinamika birokrasi di Salatiga.
Teddy pun meminta semua pihak menghormati keputusan tersebut dan menjadi notulensi catatan sejarah dinamika birokrasi di Salatiga.
"Saya pribadi hormat tegak dengan sikap tersebut, karena biasanya birokrat wataknya adalah 'munduk-munduk', 'laku dodok', 'ngapurancang', 'mbendol mburi', 'kasak kasuk'," ungkapnya.
Bermunculannya sejumlah interprestasi ditengah masyarakat, tak terkecuali kalangan pejabat politik, disikapi Fakruroji tenang.
"Biarlah saja. Semua komentar bagi saya adalah baik. Saya menghargai semuanya. Saya manusia biasa yang banyak kekurangan dan kesalahan," ujar Fakruroji, menjabat singkat konfirmasi wartawan Wawasan./
Penulis : ern
Editor : edt