Kader PKS Penyintas Covid Bersedia Donor Plasma Kovalen


Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Muh Haris. Foto : Ernawaty

SALATIGA, WAWASAN.CO. Sebagai bentuk ikhtiar PKS dalam mengendalikan Covid-19 kader penyintas Covid bersedia melakukan donor plasma kovalen. 

 

Instruksi ini disampaikan Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) terpilih, Dr Muh Haris SS MSi, di Salatiga, Minggu (14/2). 

 

Dikatakan Haris, sesuai instruksi DPP PKS bahwa seluruh DPW hingga tingkat ranting agar bersinergi terkait kebijakan pusat, pemerintah daerah dengan masyarakat dalam bekerja sama menangani pandemi Covid-19. 

 

"Salah satunya, kepada kader mempersiapkan diri untuk vaksin, jika masanya datang. Dan diinstruksikan pula kader penyintas Covid bersedia melakukan donor plasma kovalen," ujar Muh Haris. 

 

Muh Haris mengaku kesiapan PKS sebagai partai yang mendedikasikan serta berorientasi kepada pelayanan masyarakat  ingin senantiasa hadir dalam berbagai gerakan sosial dan pelayanan terbaik. Termasuk menekan angka sebaran kasus covid-19 ini, khususnya di Jawa Tengah. 

 

Untuk itu, ia mengamanatkan seluruh anggotanya berjasama dengan masyarakat dan juga pihak terkait, menekan angka penyebaran covid-19 di Jawa Tengah. 

 

"Kita masih melawan Covid-19, oleh karenanya kami menghimbau kepada seluruh anggota untuk berkomitmen mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar. Bersama-sama menghadapi pandemi Covid-19 ini, menjaga protokol kesehatan. Aktifitas partai juga kami instruksikan dengan protokol kesehatan ketat," tandasnya. 

 

Sejauh ini, lanjut dia, telah ada perintah agar membentuk tim guna mengawal program bantuan PKS menyusul bencana alam melanda Indonesia tak terkecuali di Jawa Tengah. 

 

Dan secara pribadi, sebagai Ketua DPW PKS terpilih dirinya berharap besar bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya. 

"Yang ke-dua, target masih panjang. Yang pasti dengan program awal menyerukan kepada PKS hadir membantu masyarakat," pungkasnya. 

 

Sebagai data terakhir dikantongi PKS Jateng mencatat, penambahan kasus Covid-19 sebanyak 8.844, sehingga total kasus di Indonesia saat ini mencapai 1.210.703 kasus.  

Penulis : ern
Editor   : edt