Stasiun Solo Balapan sediakan Layanan GeNose C19


Petugas PT KAI di Stasiun Balapan (kanan) memberikan penjelasan tentang layanan pemeriksaan GeNose C 19 kepada calon pengguna jasa kereta api , Senin (15/2) (Bagus Adji W)

SOLO, WAWASANCO- Layanan pemeriksaan GeNose C19 bagi calon pengguna jasa kereta api, akhirnya tersedia di Stasiun Solobalapan . Menyusul keputusan PT KAI menambah enam stasiun penyedia layanan pemeriksaan GENose C19 dari sebelumnya hanya dua stasiun yakni di Stasiun Pasar Senen dan Yogyakarta.

 

"Penambahan stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose C19, merupakan bentuk peningkatan pelayanan yang kami berikan bagi pelanggan dalam rangka pemenuhan persyaratan perjalanan kereta api," kata Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto, mengutip pernyataan  VP Public Relations KAI Joni Martinus, Senin (15/2) sembari menambahkan enam stasiun tambahan yang menyediakan layanan  pemeriksaan GeNose C19 meliputi  Stasiun Gambir, Solo Balapan, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, dan Surabaya Pasar Turi.

 

 

Pelayanan pemeriksaan GeNose C19, lanjut Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto ketika ditemui di Stasiun Solo Balapan, merupakan bagian dari langkah KAI  memastikan bahwa yang dapat naik KA adalah pelanggan dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan pemerintah. Pelanggan KA dihimbau mematuhi seluruh protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19 yang sudah ditetapkan. Sesuai SE Kemenhub No 20 Tahun 2021, pelanggan Kereta Api Jarak Jauh diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan. Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum jam keberangkatan.

 

 Syarat untuk dapat melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun adalah calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas. Selama 30 menit sebelum melaksanakan pemeriksaan, calon penumpang dilarang merokok, makan, dan minum (kecuali air putih) untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose C19.  Layanan pemeriksaan GeNose C19 merupakan hasil sinergi BUMN antara KAI dan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya Rajawali Nusindo, serta Universitas Gadjah Mada. Jumlah stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose C19 akan terus ditambah secara bertahap. "Sejak dibuka pada 3 Februari 2021 s.d 12 Februari 2021, KAI telah melayani 21.530 peserta GeNose C19 di stasiun," ujar Supriyanto 

Penulis : baaw
Editor   : edt