Terjaring Operasi Prokes, Warga Kersana dan Tonjong  Dihukum Push Up


Warga yang terjaring operasi penegakan prokes Covid-19 menjalani hukuman push up. Foto. ero

BREBES, WAWASANCO – Petugas menjaring sejumlah warga di Kecamatan Kersana dan Tonjong, Kabupaten Brebes dalam operasi penegakan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 yang digelar pada Kamis (4/3) malam. 

Warga yang terjaring operasi tersebut, harus menerima hukuman dengan menjalani push up dihadapan petugas.

Danramil 09 Tonjong, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Ngadino melalui anggotanya, Peltu Edy Burhanudi menjelaskan, berbagai macam alasan muncul saat warga ditegur oleh petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP, Puskesmas, dan juga Linmas.

“Warga yang kami berikan sanksi push up bukan hanya tidak memakai masker, namun juga mereka berkerumun,” tegasnya.

Menurutnya, sanksi tersebut diberikan agar warga ingat, jera, dan melakukan tindakan yang sesuai dengan kebijakan pemerintah tentang Prokes.

“Untuk sanksi sendiri bervariasi, mulai dari teguran lisan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengucapkan Pancasila, dan juga berdoa,” imbuhnya.

Setelah diberikan sanksi, warga diberikan masker dan iimbauan untuk ke depan mentaati Prokes 5 M sebagai gaya hidup yang baru. 

“Memang terkadang untuk menegakkan aturan diperlukan hukuman. Dengan dipaksakan atau dengan hukuman, kesadaran akan muncul,” pungkas Edy.

 

Penulis : ero
Editor   : edt