Bersih Sampah, Bupati : Diharapkan Gugah Kesadaran Masyarakat untuk Peduli Lingkungan


Bupati Hj Idza Priyanti SE MH turut serta membersihkan sampah di TPS Desa Kaligangsa Wetan, dalam rangka memperingati HPSN Tingkat Kabupaten Brebes, Jumat (5/3). Foto. ero

BREBES, WAWASANCO – Bupati Hj Idza Priyanti SE MH menandaskan, lewat aksi bersih-bersih sampah, diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk peduli lingkungan. Sehingga ke depan tidak ada lagi sampah yang berserakan karena sangat berbahaya bagi lingkungan.

"Untuk pengelolaan sampah, kami mendorong agar tertata dengan baik. Selain dari APBD juga melalui Dana Desa dapat digunakan untuk pembiayaan usaha pengelolaan dan pengolahan sampah setiap desa," terang Bupati saat mengikuti kegiatan bersih-bersih sampah dalam rangka menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tingkat Kabupaten Brebes di  area tempat pemungutan sampah sementara Desa Kaligangsa Wetan, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jumat (5/3).

Dia menambahkan, permasalahan sampah memang harus terus ditangani secara berkelanjutan. Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, produksi sampah rumah tangga meningkat. Untuk mengatasi hal tersebut perlu memaksimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan bank sampah yang ada di setiap desa.

"Secara bergotong royong, kami bersama TNI/Polri juga masyarakat setempat melakukan bersih-bersih sampah di area bantaran sungai," paparnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengimbau, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes kepada camat maupun kepala desa untuk melakukan sosialisasi tentang sampah di tingkat rumah tangga, dengan melakukan pemilahan sampah organik dan non organik, dan bisa memanfaatkan sampah tersebut menjadi nilai tambah ekonomi masyarakat.

Sementara, Kepala DLHPS Kabupaten Brebes Drs Budhi Darmawan MSi mengatakan, produksi sampah tingkat Kabupaten Brebes dalam satu hari mencapai 150 ton.

"Bisa kita bayangkan kalau dikalikan dalam setahun akan banyak sampah. Ini menjadikan darurat sampah skala nasional termasuk Kabupaten Brebes," jelas Kepala DLHPS yang akrab disapa Dadang ini.

Dadang mengemukakan, penanganan darurat sampah bisa diawali dengan kesadaran masyarakat. Sampah dari rumah tangga sampai ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) merupakan kewajiban masyarakat, sedangkan dari TPS ke TPA kewajiban Pemkab.

"Kami membina BUMDesa dan bank sampah agar masyarakat secara mandiri bisa mengolah sampah dengan baik. Sampah rumah tangga dipilah mana yang produktif dan residu, kalau yang produktif bisa dimanfaatkan dan didaur ulang dan residu dibuang," jelasnya.

Ia menuturkan, melalui peringatan HPSN tahun 2021ini, diharapkan dapat menciptakan masyarakat tertib sampah.

“Kami juga berharap unit pengelolaan sampah di desa dapat membantu Pemkab melalui inovasi BUMDesa dan Bank Sampah,” tutur Dadang.

Hadir pula dalam acara bersih-bersih sampah di TPS Desa Kaligangsa Wetan diantaranya Wakuil Bupati Narjo SH MH dan Kepala Dinperwaskim Taryono SH serta jajaran Forkompinda atau yang mewakilinya.

 

 

Penulis : ero
Editor   : edt