Seperti Ini Perjuangan Anggih Heri Saputra,  Menjadi Wisudawan Unnes Inspiratif 


SEMARANG, WAWASANCO - Anggih Heri Saputra mahasiswa program studi Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi salah satu wisudawan UNNES ke-105 tahun 2021 yang inspiratif dan lulus dengan predikat Cumlade 3,63.

Laki-laki kelahiran Purbalingga pada 24 Agustus 1997 yang sekarang usainya jalan 24 tahun ini memiliki usaha Kuliner Tahu Kekinian lebih dari 40 cabang di berbagai Daerah.

Berawal dari ekonomi lemah, membuat Anggih minder untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Namun, motivasi dari guru SMA dan orang tua mulai meyakinkan Anggih untuk terus melanjutkan ke dunia perkuliahan. Ia pun berkesempatan kuliah dengan mendapatkan beasiswa Bidikmisi.

“Pada saat itu saya sangat ingin kuliah, sementara keluarga saya tidak mampu untuk membiayai kuliah. Apalagi saya anak ke 3 dari 4 bersaudara yang semua saudaranya belum pernah mencicipi bangku kuliah. Karena kerja keras dan optimis akhirnya saya mendapatkan beasiswa Bidikmisi dan diterima jalur undangan saat diterima menjadi mahasiswa UNNES,” ucap Anggih.

Begitu juga dengan perkuliahan, Anggih merupakan mahasiswa introvert dibandingkan mahasiswa lainnya. 

Ternyata hal tersebut menjadi motivasi bagi Izza untuk terus belajar. Ia mulai membuka diri dan aktif berorganisasi untuk meningkatkan ilmu terutama leadership, public speaking dan kemampuan soft skill lainnya.

Hingga Anggih pernah menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa (HIMA) Ilmu Keolahragaan dan pernah menadi Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Keolahragaan periode 2018.

“Organisasi itu sangat penting sekali karena meungubah mindset terbuka dan membentuk karakter yang lebih baik dari seorang mahasiswa,” ucapnya.

Berawal dari pengalaman pahit yang dialami Anggih saat menjadi mahasiswa saat menjadi mahasiswa pernah tidak punya uang buat makan, dan sampe pernah tidak bisa membeli kaos olahraga buat kuliah.

Pada akhirnya Anggih berpikir untuk mencari kerja sampingan untuk mendapat uang tambahan dengan memulai bisnis. 

Bulan Maret 2018 menjadi awal bisnis pertamanya Anggih yaitu tahu kriuk hingga berjalan 3 tahun ini Ia berhasil membuka 40 outlet di berbagai daerah dengan membantu sebanyak 60 lebih karyawan.

Menurutnya, sebagai mahasiswa kita harus terus belajar . Apalagi mahasiswa UNNES dibekali dengan keilmuan dan karakter yang unggul sehingga mampu mewarnai kehidupan bangsa di bidang Pendidikan, ekonomi, olahraga, seni dan budaya, hukum, dan bidang lainnya.

“Tidak ada proses yang akan mengkhianati hasil. Sukses itu butuh perjuangan dan pengorbanan, ada yang harus dibayar ketika berproses, tidak semuanya dibayar dengan uang tapi dibayar dengan gagal, rugi, ditipu, bangkrut, kerja keras, optimis, kerja cerdas dan terus belajar,” pungkasnya.

 

Penulis : rls
Editor   : edt