Belum Ideal, Setidaknya Satu RW di Salatiga Miliki Satu Modin 


Kepala Bagian Kesra Setda Kota Salatiga, BPH Pramushinta. Foto:ist/Ernawaty

SALATIGA WAWASANCO - Kepala Bagian Kesra Setda Kota Salatiga, BPH Pramushinta mengakui jika jumlah Modin di Salatiga belum dapat dikatakan ideal dengan jumlah penduduk yang ada saat ini. 

"Idealnya, satu RW ada satu modi. Namun saat ini jumlah Modin kita baru 125 orang, 24 diantaranya adalah perempuan," kata Pramushinta kepada Wawasan, Rabu (7/4). 

Ia menjelaskan, dari tahun 2017 jumlah Modin di Salatiga terus bertambah. Yang awalnya baru 80 tersebar di empat kecamatan. Namun empat tahun terakhir bertambah, meski belum signifikan. 

Dengan kemunculan Modin perempuan, ditegaskannya, sangat penting karena terkait gender. 

"Adanya Modin perempuan, sekaligus memunculkan peran wanita seiring kasuistik yang ada ditengah masyarakat. Tidak hanya laki-laki, perempuan juga bisa berperan ditengah kehidupan sosial masyarakat," paparnya. 

Sementara, Dr. Agus Suaidi Lc. Ketua MUI Salatiga berharap dana operasional modin untuk bapak-ibu semua bisa segera dicairkan.

Sedangkan Pj Sekda Drs. Muthoin, M.Si. menyampaikan terima kasih kepada Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa tengah dan Majelis Ulama Indonesia Kota Salatiga, yang berkenan menjadi Narasumber pada hari ini. 

Kehadiran kedua institusi pemerintah diakuinya bisa memotivasi para Modin di Kota Salatiga untuk selalu waspada dalam menangani kematian warga terutama yang terkena Covid 19. 

"Para modin juga perlu mendapatkan pengetahuan untuk penanganan jenazah terkait Covid-19, baik itu jenazah ODP (orang dalam pemantauan), PDP (pasien dalam pengawasan), hingga pasien positif Covid-19," paparnya.

 


 

Penulis : ern
Editor   : edt