6.057 Pelaku UMKM di Salatiga, Sudah Terima Bantuan Produktif Usaha Mikro


PAPARAN : Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, SE,MM, di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Senin (19/4). Foto : ist/Ernawaty

SALATIGA, WAWASANCO - Tahun 2021 ini, sebanyak 6.057 pelaku UMKM di Salatiga telah menerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari Presiden. 

"Penerima BPUM pada tahun 2021 ini ada sebanyak 6.057 pelaku UMKM. Mereka adalah pelaku UMKM yang otomatis sudah terdata dan sudah menerima bantuan pada Tahun 2020," Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Roch Hadi, SH, MM, di Salatiga, Senin (19/4). 

Jika tahun lalu pendaftaran bisa langsung dilakukan secara online, disebutkan Roch Hadi, tahun ini harapan Pemerintah Pusat pada bantuan harus melalui Dinas Koperasi dan UMKM. 

Ia membandingkan, pada Tahun 2020 ada sebanyak 8.012 pelaku UMKM di Kota Salatiga mendapat Bantuan Produktif Usaha Mikro dari Presiden. Sedangkan tahun ini penerima BPUM masih dalam penjaringan pendaftaran  satu pintu di Dinkop UKM Kota Salatiga hingga 22 April 2021. 

Selama ini, lanjut dia, UMKM memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, disisi lain UMKM menjadi sektor yang paling terpukul akibat Pandemi COVID-19, khususnya produk makanan dan minuman. 

Akibat Pandemi COVID-19 tersebut, pelaku usaha UMKM mengalami penurunan angka penjualan yang mengakibatkan kekurangan modal dan kesulitan memasarkan produk.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengharapkan instansi terkait dan asosiasi UKM di Salatiga ikut berfikir agar UMKM yang belum lolos lubang jarum dapat lebih dimaksimalkan potensinya

"Bagaimana cara menarik para pelaku usaha UMKM yang belum sukses supaya bisa menjadi sukses. Sehingga ," kata Wali Kota di Rumdin, Senin (19/4). 

Ia mengungkapkan, menjadi pekerja rumah (PR) instansi terkait, Himbara dan asosiasi UKM untuk membantu, mendata, sekaligus memberi perhatian khusus dengan mencarikan solusi. 

Apalagi, dalam masa pemulihan ekonomi akibat pandemi seperti saat ini peran semua pihak dan seluruh stakeholder harus bergerak bersama supaya keberadaan pelaku usaha UMKM dapat memberi dampak positif ekonomi di lingkungannya. 

Menurutnya, butuh banyak bantuan dan campur tangan dari pemerintah yang harus diberikan kepada pelaku usaha UMKM, supaya mereka tahu apa yang harus dilakukan terhadap produknya, lebih memahami bagaimana menjadi wirausaha, mengakses perbankan, dan lain-lain.

"Diperlukan peran sertanya agar para pelaku UMKM dapat lebih memaksimalkan potensinya," pungkasnya," imbuhnya. 

 

 

Penulis : ern
Editor   : edt