d'Emmerick Hotel Lebarkan Sayap ke Tengah Kota Salatiga


DIRESMIKAN : Pemotongan tumpeng dan pita menandai soft opening d'Emmerick Budget Hotel di Jalan Raden Patah Salatiga, Kamis (6/5). Foto :  Ernawaty

SALATIGA WAWASAN.CO.  Memasuki tahun kedua pandemi Covid-19, d'Emmerick Hotel Salatiga justru berani dan percaya diri (PD) 'mengembangkan sayapnya'. 

d'Emmerick Budget Hotel di Jalan Raden Patah Salatiga menjadi bukti nyata hotel yang sama-sama dikelola yayasan PT. Rumekso Mekaring Sabda itu, berani melebarkan jaringannya dengan turun gunung ditengah kota Salatiga. 

Sebelumnya, d'Emmerick Hotel Salatiga dikenal berada di kaki Gunung Merbabu. Namun, kedepannya sejak seminggu sebelum lebaran akan terkoneksi ke d'Emmerick Budget Hotel berada di tengah Kota Salatiga. 

"Kini, satu sejarah baru dalam perkembangan Sinode Gereja Jawa kami dipercaya untuk mengelola d'Emmerick Budget Hotel berada di tengah Kota Salatiga," kata General Manager d'Emmerick Hotel Salatiga, Didik Kristianto saat bukber bersama awak media, sekaligus soft opening d'Emmerick Budget Hotel, Kamis (6/5). 

Didik Kristianto mengakui, salah satu alasan PT. Rumekso Mekaring Sabda berani mengambil alih pengelolaan Gedung Sinode Salatiga sebagai tempat penginapan karena selama ini banyak tamu mengeluh jika harus menginap di d'Emmerick Hotel Salatiga kawasan Salib Putih. 

Namun dengan adanya d'Emmerick Budget Hotel, tamu dapat memilih akan menginap di atas atau di bawah. 
'Yang diatas tidak punya kelebihan di bawa, serta sebaliknya. Saling melengkapi, sehingga terintegrasi," papar Didik. 

Disinggung apakah tidak ada kekhawatiran keberadaan d'Emmerick Budget Hotel akan membunuh yang induk yang diatas, ia menegaskan hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Mengingat, segmen antara kedua hotel sudah berbeda. 

'Di atas untuk keluarga dan individual," imbuhnya. 

Sementara Direktur Operasional d'Emmerick Hotel Salatiga Dodit Purwo, dibukanya d'Emmerick Budget Hotel di semester pertama ini manajemen menargetkan capaian okupansi hingga 50 persen. 

"Okupansi target di awal melihat kompetitor setara dengan wisma 50 persen, kami yakin bisa tercapai," tutur Dodit Purwo. 

Dalam upaya memenuhi target itu, diakuinya management terus melakukan pembenahan termasuk merubah image 'seram' yang selama ini tertanam di Kawasan Gedung Sinode. Serta, mengedepankan pelayanan secara profesional.

d'Emmerick Budget Hotel sendiri, ungkap dia, sebelumnya dikenal masyarakat Salatiga sebagai lokasi strategis  menggelar berbagai acara 'wedding'. Namun dengan keberkahan d'Emmerick Hotel Salatiga mengelola aset Sinode sebagai tempat penginapan. 

Marketing Manager d'Emmerick Hotel Salatiga Martinus Budi menambahkan d'Emmerick Budget Hotel adalah Wisma Kasih. Dan di tempat baru ini, kami menjual spesial  harga sangat terjangkau. Selain menyediakan meeting room, wedding hingga koktail party dengan kapasitas 800 orang. 

"Kami juga punya meeting room kapasitas 40 persen. Kamar ada beberapa tipe diantaranya superior room serta family room," terang Martinus Budi. 

Hingga kini, lanjut dia, management d'Emmerick Hotel Salatiga terus melakukan peremajaan di sejumlah tempat agar lebih mengikuti jaman mengingat segmen berbeda. Dan untuk saat ini, pihak manajemen akan menggeber 'wedding outdoor'.

 

 

Penulis : ern
Editor   : edt