12 Tandon Disebar di Titik Rawan Kekeringan di Salatiga 


MENCOBA : Wali Kota Salatiga Yuliyanto saat mencoba membuka kran air bersumber dari tandon bantuan Pemkot Salatiga. Foto :ist/ Ernawaty

SALATIGA WAWASAN.CO. Sebagai upaya mengantisipasi kekurangan air bersih saat memasuki musim kemarau, sebanyak 12 tandon air atau bak penampung disebar di 12 titik rawan kekeringan di Salatiga. 

"12 tandon bantuan diberikan kepada daerah yang memang menjadi langganan atau rawan kekeringan saat musim kemarau di wilayah di Kota Salatiga yakni se-Kecamatan Argomulyo," kata Wali Kota Salatiga Yuliyanto melalui Humas Protokol Setda Kota Salatiga, Senin (10/5). 

Dengan bantuan tandon air tersebut, Wali Kota berharap mengurangi kegelisahan warga  masyarakat apabila terjadi rawan kekeringan setiap tahunnya. 

Keberadaan tandon yang sudah ada di beberapa titik, juga membantu masyarakat disaat susah payah menunggu antrian panjang bantuan air bersih. 

"Sehingga, saya minta masyarakat Ploso dapat merawat dan menjaga tandon air supaya tidak rusak atau pecah. Warga yang kesulitan air tidak perlu lagi susah-susah karena sudah ada beberapa titik tandon penampung air yang ada di Randuacir," imbuhnya. 

Bantuan digelontorkan Pemkot Salatiga melalui Dinas Sosial tersebut dihadiri pula Wakil Wali Kota Salatiga Dr Muh Haris SS MSi. 

Sementara, Ketua RW 6 Ploso Tugiyono mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Salatiga yang sudah membantu ketersediaan 5 unit tandon Air atau tempat penampungan air di wilayahnya.    

Tugiyono berharap dengan bantuan tandon air ini, masyarakat RW 6 tidak antri air lagi karena sudah banyak titik-titik penampungan air untuk mengurai antrian warga. 

"Kita juga berharap kedepannya air dari PDAM bisa menjangkau wilayah ini," pungkas Tugiyono.

Sebagai informasi, permasalahan kekurangan air bersih di Salatiga menjadi langganan dialami di beberapa titik diantaranya Dukuh Ploso, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga

Penulis : ern
Editor   : edt