Harga Daging Gila-gilaan, Konsumen Tetap Memburu Meski Tepok Jidat


SALATIGA ,WAWASANCO - Harga daging sapi di pasar induk Kota Salatiga dua hari menjelang lebaran gila-gilaan.

Dalam hitungan hari, harga terus merangkak naik dengan kisaran Rp 10-20 ribuan per kilogram. Untuk saat ini saja, Selasa (11/5) satu kilogram daging super mencapai Rp 150 ribu.

Sedangkan untuk nomor dua, selisih Rp 10 -15 ribu yakni Rp 135-130 ribu per kilogram. Meski harga terus meroket, permintaan tetap tinggi. Terbukti, kondisi lantai 1 khusus los daging di Pasar Raya I Salatiga dalam beberapa hari terakhir tidak pernah sepi pembeli.

"Sekali pun terus naik tapi kita butuh, mau tidak mau tetap dibeli," kata Asnimar ibu rumah tangga warga Tingkir, Salatiga, Selasa (11/5).

Diakuinya, dengan kenaikan hingga Rp 150 per kilogram cukup merepotkan. Terutama bagi pemenuhan kebutuhan rumah makan.

Sementara, Ninik seorang pedagang daging sapi di Los daging Pasar Raya I Salatiga warga Timbulrejo menyebutkan, penjualan daging saat ini diawasi ketat oleh Dina Perdagangan serta Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) kota Salatiga.

"Dengan harga segitu, kita juga menjual daging yang kering serta tidak mengecewakan. Mengingat, penjualan daging lokalan Salatiga sering dirusak daging asal luar yang mengandung air atau gelonggongan," papar.

Ia pun telah mengetahui, jika beberapa waktu lalu kembali ditemukan penjual daging gelonggongan. Temuan tersebut diharapkannya menjadi pembelajaran bagi semua pihak, khususnya pedagang daging untuk berjualan secara jujur. 

DIGANTUNG : Daging yang dijual di Los daging Pasar Raya Salatiga dengan cara digantung, Selasa (11/5). Foto : Ernawaty

Penulis : ern
Editor   : edt