Libur Lebaran, BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Faskes JKN Tetap Berjalan Optimal 


Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan (Dirjampelkes) BPJS Kesehatan Lily Kresnowati (tengah) bersama jajaran saat mengunjungi Puskesmas Kedungmundu, Rabu (12/5)

SEMARANG, WAWASANCO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, memastikan peserta JKN-KIS tetap dapat memperoleh jaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan, yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan meskipun dalam situasi libur lebaran.

Hal tersebut ditegaskan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan (Dirjampelkes) BPJS Kesehatan, Lily Kresnowati, dalam kunjungan langsung ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan rumah sakit di Kota Semarang, Rabu (12/5/2021).

Disela kunjungannya ke Puskesmas Kedungmundu, Lily menghimbau agar kualitas layanan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS tetap prima meskipun di tengah libur lebaran dan pandemi Covid-19.

“Peserta JKN-KIS dapat memperoleh pelayanan kesehatan pada FKTP di tempat peserta terdaftar. Apabila FKTP terdaftar tidak beroperasi pada waktu tersebut, maka peserta dapat memperoleh pelayanan kesehatan pada FKTP terdekat lain yang membuka pelayanan kesehatan. Data FKTP yang beroperasi dapat diakses melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500 400,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, pihaknya juga melakukan kunjungan ke RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang, untuk memantau persiapan rumah sakit dalam memberikan pelayanan selama libur lebaran.

"Kita ingin memastikan persiapan implementasi komitmen pelayanan khususnya di rumah sakit melalui ketersediaan display jumlah kamar," tambahnya.

Pada keadaaan kegawatdaruratan medis, seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN-KIS. Mekanisme penjaminan dan prosedur pelayanan pasien gawat darurat Peserta JKN-KIS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis, maka akan dijamin dan dilayani. Fasilitas kesehatan juga tidak diperkenankan menarik iuran biaya dari peserta," tegas Lily.

Ia juga mengingatkan pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS yang status kepesertaannya aktif. "Oleh karena itu, kami selalu mengingatkan kepada peserta JKN-KIS untuk taat dalam membayar iuran setiap bulan," terangnya.

Sementara, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang  I Gusti Ayu Mirah S menambahkan, di kota Semarang sendiri, pihak BPJS Kesehatan telah berkoordinasi dengan FKTP dan rumah sakit, terkait pelayanan kesehatan khususnya selama libur lebaran. 

"FKTP diharapkan memberikan konsultasi sesuai keluhan peserta, dan memberikan rekomendasi sesuai kebutuhan peserta. Pelayanan kontak tidak langsung ini bisa dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN, telepon, berbagai platform pesan singkat seperti WhatsApp dan Telegram, serta melalui media telekonsultasi lainnya yang telah disiapkan oleh FKTP," tandasnya. 
 

Penulis : arr
Editor   : edt