APEL - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan jajaran berfoto bersama usai apel konsolidasi. Foto : Probo Wirasto.
PEMALANG,WAWASANCO - Operasi Mantap Praja Candi di Kabupaten Pemalang yang
digelar dalam rangka pengamanan Pilkada 2020 maupun pelaksanaan pilkades secara resmi dinyatakan sudah berakhir, hal tersebut ditandai pelaksanaan apel konsolidasi di
halaman Mapolres Pemalang.
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo usai apel menyatakan apresiasinya atas pelaksanaan Operasi Mantap Praja yang berjalan dengan lancar, sehingga pelaksanaan pilkada bisa berjalan sesuai harapan bersama tanpa ada gejolak. Meski demikian ia berharap situasi kondusif yang sudah tercipta saat ini bisa dipertahankan terlebih pada saat pandemi seperti ini.
Senada disampaikan Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo, yang berharap jumlah kasus Covid-19 tidak bertambah lagi, khususnya setelah Lebaran yang baru saja lewat. Pada saat pelaksanaan Pilkada dan Pilkades ada sinergi dari penyelenggara KPU Bawaslu dan pemerintah daerah dan pihak keamaan sehingga selama pelaksanaan pengendalian Covid-19 tetap terjaga tidak ada peningkatan kasus baru.
"Waktu itu jarak antara Pilkades dan Pilkada hanya 14 hari tetapi dapat terlaksana dengan aman, ini menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam pelaksanaan dan menjadi modal awal dalam Pilkada 2024 yang akan datang," jelas Kapolres, Rabu (19/5)
Untuk kegiatan setelah berakhirnya Pperasi Mantap Praja 2020 dan Operasi Ketupat Candi 2021 maka mulai 18 mei 2021 adalah kegiatan operasi rutin yang ditingkatkan. Untuk kegiatan rutin ini tetap ada pos pengamanan sebanyak tiga buah.Keberadaan pos-pos tersebut alantaran mendekati tradisi syawalan. Sedangkan pos-pos tersebut antara lain pos terpadu di exit tol Gandulan, pos pelayanan di Randudongkal dan pos alun-alun.
Penulis : pw
Editor : jks