IPNU dan IPPNU Majukan Daerah Lewat Kajian Ilmu


Konfercab IPNU dan IPPNU Kabupaten Demak yang merupakan permusyawaratan tertinggi itu menetapkan Ahmad Zaki dan Dewi Ella Wati sebagai Ketua IPNU dan IPPNU Kabupaten Demak masa khidmat 2021-2023.

DEMAK, WAWASANCO- Pemuda adalah motor penggerak bangsa. Pelajar sebagai bagian dari pemuda diharapkan mampu mendukung pembangunan, minimal di daerahnya dengan peran atau kapabelitas yang dimiliki. 

Sehubungan itu lah, Ketua Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Kabupaten Demak periode 2021-2023 terpilih, Ahmad Zaki bertekad menjadi booster kader-kader IPNU lebih aktif lewat kajian-kajian ilmu pengetahuan umum maupun keagamaan. Sebagaimana basis IPNU sebagai pelajar, maka berupaya mengoptimalkan peran lewat dunia pendidikan yang sedang ditempuh. Di samping penanaman ideologi ahlussunah wal jamaah (aswaja) pada pelajar dan mahasiswa calon kader IPNU.

Terlebih sudah menjadi pengetahuan umum, pendidikan di Indonesia jauh tertinggal dibanding negara-negara manca sepantaran. Terlebih di masa pandemi corona seperti sekarang, banyak kegiatan sosial dibatasi, termasuk kegiatan sekolah dan perguruan tinggi, demi mencegah sebaran covid-19.

"Lewat kajian-kajian ilmu yang sedang ditempuh kader IPNU maupun IPPNU minimal bisa membantu perkembangan pendidikan di Kabupaten Demak khususnya, serta Indonesia secara umum. Saya berharap ke depan lebih banyak produk-produk unggulan karya pelajar Kota Wali memiliki daya saing di dunia internasional," semangat mahasiswa IAIN Kudus itu, diamini Ketua IPPNU terpilih masa khidmat 2021-2023 Dewi Ella Wati, Kamis (27/5).

Sementara kaitannya masa pandemi yang tengah berlangsung di atas bumi ini, baik IPNU maupun IPPNU bertekad mampu menjadi agen perubahan. Mengajak sekaligus memberi contoh nyata kepada masyarakat tentang new life yang taat protokol kesehatan (prokes). Hidup sebagaimana anjuran pemerintah  dengan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. 

"Tidak sekadar menerangkan pentingnya 5 M, namun IPNU dan IPPNU berkampanye mencegah covid-19 dengan cara memberi contoh langsung mentaati prokes dengan melaksanakan 5 M," pungkas mereka.

Penulis : ssj
Editor   : edt