Tekan Angka Covid-19 dengan Jogo Tonggo


Selesai dengan kelompok tenaga kesehatan (nakes) dan pekerja layanan publik, vaksinasi pencegahan covid-19 diarahkan pada kelompok lansia. Upaya ditempuh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Demak untuk mencegah sebaran virus corona, di samping disiplin prokes.

DEMAK, WAWASANCO- Melonjaknya jumlah pasien terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Kudus pasca-lebaran tentunya memunculkan keprihatinan juga kekhawatiran banyak pihak. Tak terkecuali Kabupaten Demak yang notabene berbatasan wilayah langsung dengan Kota Kretek itu. Sehingga praktis dilakukan penanggulangan intensif dengan melibatkan banyak pihak agar pandemi tak meluas ke Kota Wali. 

Seperti disampaikan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Demak dr H Singgih Setyono, sejak adanya warning dari pemerintah pusat terkait prediksi kenaikan kasus covid-19 pasca-lebaran, Pemda bekerjasama Forkompimda terjun langsung ke masyarakat secara mobile mendatangi kerumunan-kerumunan yang dijumpai. Pun penegakan disiplin protokol kesehatan terus diedukasikan kepada masyarakat jauh hari sebelum Idul Fitri hingga setelahnya.

"Berdasarkan data swab terhadap pemudik, dari 3.449 orang yang dilakukan tes, 10 orang positif. Mereka kebanyakan dari Jakarta. Supaya tidak menyebar mereka langsung dikarantina kurang lebih 10 hari. Terkait pengawasan, gugus tugas berkoordinasi satgas Jogo Tonggo di desa," terangnya.

Lebih lanjut disampaikan, di Kabupaten Demak memang ada peningkatan kasus namun tidak sampai terjadi lonjakan hingga mengkhawatirkan. Sebab sifatnya hanya fluktuatif saja, seiring meningkatnya angka kesembuhan pasien terkonfirmasi covid-19 pula.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Guvrin Heru Putranto menambahkan, hal tersebut berkat pengoptimalan peran Tim Satgas Jogo Tonggo. Yakni penegakan disiplin prokes 5 M pada masyarakat yang melibatkan personel Polsek, Koramil, bidan desa serta pemerintah desa hingga tingkat RT RW. 

Di samping tentunya pelaksanaan 3 T oleh tim kesehatan. Yakni tracing, testing dan treatment untuk menekan angka kasus covid-19. Termasuk di dalamnya kesiapan melanjutkan vaksinasi pada masyarakat, yang saat ini intensif menyasar kelompok lanjut usia (lansia). Setelah selesai dengan kelompok tenaga kesehatan (nakes), serta vaksinasi lanjutan kelompok pekerja publik. 

Di sisi lain Bupati Demak dr Hj Eisti'anah menegaskan, pengetatan penjagaan dilakukan wilayah-wilayah perbatasan utamanya daerah-daerah dengan jumlah pasien terkonfirmasi covid-19 tinggi seperti Kudus dan Semarang. Tentunya dimaksudkan agar tak terjadi perluasan sebaran kasus di Kabupaten Demak. 

Pengetatan penjagaan utamanya pengawasan mobilitas warga lagi-lagi melibatkan tim satgas Jogo Tonggo desa. Sebab mereka lah yang paham dan mengenal persis warga atau orang-orang yang bukan warganya. 

Penulis : ssj
Editor   : edt