Tinjau TPA Candisari, Ketua DPRD Demak Lakukan Ini


Ketua DPRD Demak H Fahrudin BS didampingi Ketua Komisi C Tatiek Soelistijani, Ketua Fraksi PDIP H Busro dan Ketua Badan Kehormatan Badarudin saat meninjau lokasi TPA Candisari Mranggen.

DEMAK, WAWASANCO- Unjuk rasa perwakilan warga Desa Candisari Kecamatan Mranggen di DPRD Demak  mengenai pencemaran udara terkait keberadaan TPA sampah di desa mereka pada Senin (7/6) direspon Ketua DPRD Demak H Fahrudin BS dengan kunjungan lapangan. Selain mengamati kondisi yang sebenarnya,  wakil rakyat asli Mranggen itu juga menyempatkan berdialog dengan warga sekitar. 

Sidak di TPA seluas 0,8 hektarare itu, FBS - demikian Ketua DPRD Demak biasa disapa, didampingi Ketua Komisi C Tatiek Soelistijani, Ketua Fraksi PDIP H Busro serta Ketua Badan Kehormatan Badarudin. Di lokasi yang diinginkan warga segera ditutup tersebut, rombongan wakil rakyat itu ditemui paguyuban TPA Candisari, perangkat desa, di samping juga warga setempat. 

"Kunjungan lapangan ini menindaklanjuti  audiensi warga Candisari dengan Komisi C, yang mendesak penutupan TPA Candisari karena terindikasi telah mencemari lingkungan. Tak hanya udara dengan bau menyengat, warga khawatir juga akan kesehatan mereka," kata FBS, yang politisi PDIP itu, Rabu (9/6).

Setelah penutupan TPA Kalikondang dan sebelum diaktifkannya TPA di Berahan Kulon Wedung, praktis pembuangan sampah rumah tangga warga se-Kabupaten Demak memang dialihkan ke TPA Candisari. Hingga kemudian over load, dan menimbulkan berbagai masalah lingkungan.

Sehubungan itu dan mendasar pada hasil musyawarah bersama paguyuban TPA Candisari, perangkat desa serta warga setempat, disepakati DPRD Demak memberi waktu tiga bulan mulai Juni 2021 kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak  agar melakukan upaya  mengurangi bau menyengat di TPA Candisari. Selain itu, pihak-pihak yang bukan atau tidak ada koordinasi dengan  Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak dilarang membuang sampah di TPA Candisari. 

"Lebih dari itu, tidak boleh ada lagi yang membuang limbah tinja di TPA Desa Candisari. Karena limbah cair yang ditimbulkan juga telah menimbulkan pencemaran lingkungan," imbuh FBS.

Di samping itu, jam kerja di TPA Candisari ditetapkan sampai jam 16.30 WIB. Sehingga tidak mengganggu aktivitas warga Candisari dan sekitarnya. 

Penulis : ssj
Editor   : edt