Peringatan Dies Natalis ke-40, Ini Pesan Rektor UPGRIS 


TANAM POHON : Penanaman pohon di kampus 4 Jalan Gajah Raya Semarang, oleh Rektor UPGRIS Dr MUhdi SH MHum dan ajajaran, menandai pembukaan Dies Natalis ke-40 tersebut, Selasa (8/6/2021).

SEMARANG, WAWASANCO - Penanaman pohon di kampus 4 Jalan Gajah Raya Semarang, menandai pembukaan Dies Natalis ke-40 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Rektor bersama jajaran pejabat, melakukan penanaman secara simbolik puluhan bibit pohon yang ditanam di kompleks kampus tersebut.

“Beberapa pohon yang kita tanam diantaranya pohon kelengkeng, sawo, rambutan dan beberapa tanaman buah lainnya. Harapannya  ke depan, selain untuk penghijauan, kelak pohon-pohon ini bakal dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para mahasiswa,” papar Rektor UPGRIS Dr Muhdi SH MHum, disela kegiatan, Selasa (8/6/2021).

Disatu sisi, di tengah kondisi pandemi seperti sekarang, kegiatan Dies Natalis ke-40  kampus tersebut juga digelar secara sederhana dan tetap mengedapankan protokok kesehatan. 

Rangkaian perlombaan yang selama ini selalu meramaikan kegiatan Dies Natalis, juga dibatasi dan dialihkan pada kegiatan-kegiatan yang bersifat lebih ilmiah. Misalnya seperti seminar, workshop, penelitian dan pengabdian. 

"Lomba-lomba baik eksternal maupun internal, masih ada namun dibatasi. Akan dipilih lomba yang bisa diselenggarakan secara daring atau jarak jauh. Seperti lomba membuat vlog dan lainnya," terangnya.

Selanjutnya, dia menuturkan walau 40 tahun tergolong usia yang masih muda bagi sebuah perguruan tinggi, namun demikian tetap bersyukur, UPGRIS dapat tumbuh berkembang termasuk di masa pandemi ini. Terbukti masih mampu melaksanakan berbagai kegiatan pembelajaran secara daring.

''Alhamdulillah bisa berlangsung dengan baik, karena UPGRIS sejak 2016 sudah mendapat hibah pembelajaran secara daring, yang berlangsung selama dua tahun.

Selain itu, penelitian dan pengabdian UPGRIS juga mencapai prestasi yang membanggakan hingga di usia 40 tahun ini, yaitu untuk hibah penelitiannya menempati peringkat pertama untuk klaster utama di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jateng dan peringkat 7 kategori Nasional untuk pengabdian masyarakat. 

Tidak hanya itu, dalam program Kompetisi Kampus Merdeka, perguruan tinggi tersebut juga memperoleh hibah dalam kelompok 32, yakni perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa antara 10 ribu sampai 18 ribu.

''Program ini dalam rangka mendukung program Kampus Merdeka, Merdeka Belajar yang mendapatkan hibah senilai Rp2,3 miliar. Dananya akan dimanfaatkan untuk memacu keberadaan program tersebut. Sementara untuk menyongsong pembelajaran tatap muka, Alhamdulillah selama tiga minggu uji coba kegiatan berlangsung dengan baik. Insya Allah pada semester depan, kuliah akan mampu dilangsungkan secara hybrid yaitu antara tatap muka dan daring,''  pungkasnya. 

 

Penulis : arr
Editor   : edt